Enni Presmini Bohalima
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Usia Ibu, Paritas, Pekerjaan dan Status Gizi dengan Kejadian BBLR pada Ibu Bersalin Enni Presmini Bohalima; Parida Hanum; Salsabila Putri; Natalia Hutagaol
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2029

Abstract

Kondisi BBLR memberikan dampak dapat dirasakan lintas generasi. Individu yang terlahir dengan BBLR berisiko mengalami gangguan pertumbuhan fisik, termasuk defisit pada ukuran antropometri, hingga memasuki usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara usia ibu, paritas, status pekerjaan, dan kondisi gizi terhadap kejadian BBLR pada ibu yang menjalani persalinan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi mencakup seluruh ibu bersalin yang terdokumentasi dalam rekam medis RSU Royal Prima Medan selama periode Februari hingga Maret 2026, berjumlah 110 orang. Sampel ditetapkan sebanyak 86 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan secara sekunder dari do      kumen rekam medis menggunakan lembar observasi/checklist yang mencakup variabel usia, paritas, pekerjaan, status gizi (LILA), dan berat badan bayi saat lahir. Proses pengumpulan data dimulai dari pengurusan izin administratif, koordinasi dengan unit rekam medis dalam menyeleksi dokumen berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, hingga pencatatan ke formulir observasi dan verifikasi kelengkapan data sebelum analisis statistik dilakukan. Analisis data menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian mengindikasikan adanya hubungan bermakna antara usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,000), pekerjaan (p=0,045), dan status gizi (p=0,000) terhadap kejadian BBLR. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keempat variabel tersebut secara statistik berhubungan dengan kejadian BBLR pada ibu bersalin.