Mila Hoerinisa
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dukungan Suami dan Keluarga terhadap Breastfeeding Self-Efficacy Ibu: Studi Kasus Mila Hoerinisa; Yuni Astuti; Noviyana Pujihastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2097

Abstract

Masa postpartum merupakan periode penting bagi ibu setelah melahirkan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada masa ini, Masa postpartum merupakan periode penting yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial pada ibu setelah melahirkan. Breastfeeding self-efficacy menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan suami dan keluarga terhadap breastfeeding self-efficacy ibu postpartum. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga ibu postpartum. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF) Indonesian Version, kuesioner dukungan suami dan keluarga, serta wawancara singkat pada hari pertama postpartum. Instrumen BSES-SF terdiri dari 14 item dengan validitas baik dan reliabilitas tinggi (Cronbach’s alpha >0,90). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor BSES-SF dan telaah wawancara antarresponden. Hasil analisis menunjukkan bahwa dua responden memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi dalam menyusui, sedangkan satu responden memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Dukungan emosional, informasional, dan bantuan praktis dari suami maupun keluarga berkontribusi terhadap peningkatan keyakinan ibu dalam menyusui. Sebaliknya, kurangnya dukungan keluarga dan kondisi psikologis yang kurang stabil berpengaruh terhadap rendahnya kepercayaan diri ibu. Penelitian ini menunjukkan pentingnya keterlibatan keluarga dalam meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif pada ibu postpartum.