Putri Purnama Sari
Institut Kesehatan Helvetia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi Putri Purnama Sari; Icha Ahnizar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2466

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular kronis yang banyak dialami masyarakat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan mengkonsumsi obat serta pengendalian faktor psikologis seperti stres. Tingkat stres yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi perilaku pasien dalam menjalani pengobatan sehingga berisiko menyebabkan tekanan darah tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 77 responden yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat stres dan kepatuhan minum obat yang sudah valid dan dapat diandalkan. Kuesioner PSS-10 memiliki nilai reliabilitas α = 0,95 dengan validitas 0,429, dan kuesioner MMAS-8 memiliki nilai reliabilitas α = 0,83 dengan validitas 0,5. Hasil penelitian dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan didapatkan bahwa mayoritas responden mengalami stres berat sebanyak 35 responden (45,4%) dan kepatuhan minum obat rendah sebanyak 34 responden (44,1%). Hasil uji bivariat menggunakan Chi-Square didapatkan nilai p-value = 0,00 (p < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di rumah sakit mitra medika tanjung mulia tahun 2026.