Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitas Pelayanan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Enny Nuraini
Journal of Communication and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Communication and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jcss.v4i1.1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang mempergunakan layanan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang sebanyak 1445 orang dengan sampel 50 responden yang diambil secara kebetulan atau sampling incidental. Dalam penelitian ini, yang dimaksud kualitas pelayanan Instalasi Bedah Sentral adalah suatu standar pelayanan pembedahan yang dilakukan rumah sakit melalui suatu sistem, prosedur dan cara tertentu yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau para pelanggan dengan memperhatikan indikator tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kualitas pelayanan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang bernilai positif skor atau memuaskan dengan skor 7,4. Dari 5 indikator kualitas pelayanan 4 indikator  bernilai  positif skor atau  memuaskan  dan 1 indikator kualitas pelayanan bernilai negatif skor atau tidak memuaskan. Satu Indikator kualitas pelayanan yang bernilai negative skor atau tidak memuaskan adalah indikator tangibles dengan sub indikator kelengkapan sarana pelayanan Instalasi Bedah Sentral yang bernilai negatif skor dengan skor -23 dan sub indikator kelengkapan fasilitas ruang tunggu Instalasi Bedah Sentral yang bernilai negatif dengan skor -52.
Kebermaknaan Hidup pada Lansia yang Menjalani Usia Senja dalam Kesendirian di Desa Karang Sari Enny Nuraini; Aslam Tamisa; Koko Dwiyanto
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i2.730

Abstract

Penelitian kualitatif studi kasus ini bertujuan mendalami dinamika pencarian dan pembentukan kebermaknaan hidup (meaning in life) pada lansia di Palembang di tengah tantangan psikososial usia senja. Melalui pendekatan kualitatif pada empat partisipan dengan variasi latar belakang sosial ekonomi dan struktur domestik (Bapak S, Bapak W, Ibu Y, dan Ibu E), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta alat skrining psikologis SRQ-20 dan Tes Fungsi Mental Lansia (TFML). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun seluruh partisipan memiliki fungsi kognitif yang utuh (TFML normal), mereka mengalami gejala gangguan emosional tingkat sedang (SRQ-20) berupa kecemasan, kesepian, dan kelelahan fisik-emosional. Kendati demikian, tekanan eksistensial tersebut tidak menghilangkan makna hidup. Kebermaknaan hidup terbukti tetap terwujud dan dipertahankan melalui adaptasi aktif lansia dalam menjalankan peran yang tersisa seperti kemandirian personal, aktivitas ekonomi domestik, perawatan keluarga, keterlibatan sosial lokal, dan spiritualitas. Studi ini menyimpulkan bahwa kebermaknaan hidup lansia merupakan proses dialektis antara penerimaan keterbatasan fisik dan pemeliharaan otonomi diri, yang memerlukan dukungan psikososial berbasis komunitas untuk menjaga keberdayaan mereka di masa senja.