Amelia Susanti
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Perempuan dalam Novel Selaput Biru Karya Laksmi Pamuntjak: Kajian Ginokritik serta Implikasi pada Nilai Moral Amelia Susanti; Maman Suryaman; Esti Swatika Sari
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 14, No 2 (2025): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v14i2.8458

Abstract

This study is motivated by the representation of women in Selaput Biru, a novel by Laksmi Pamuntjak, examined through a gynocritical perspective and its implications for moral values, demonstrating that women can enact resistance through women’s writing and women’s culture. The study aims to describe the representation of women in Selaput Biru based on a gynocritical approach and to analyze its implications for moral values. This research employs a qualitative descriptive method with a focus on literary text analysis. The data were obtained from textual excerpts of the novel through systematic and repeated reading, followed by data recording and conclusion drawing. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the representation of women is articulated through women’s modes of writing and women’s culture, with a particular emphasis on values. The identified moral values encompass the relationship between humans and God (gratitude and sincerity), the relationship with oneself (self-confidence, happiness, fear, sadness, and regret), and the relationship with others (disappointment, affection, happiness, and empathy). These findings affirm women as authorial subjects who construct moral values through women’s literary works by employing distinctive writing strategies that negotiate patriarchal perspectives. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh representasi perempuan dalam novel Selaput Biru karya Laksmi Pamuntjak yang dikaji melalui perspektif ginokritik serta implikasinya terhadap nilai moral, yang menunjukkan bahwa perempuan dapat melakukan perlawanan melalui tulisan dan budaya perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perempuan dalam novel Selaput Biru berdasarkan pendekatan ginokritik serta implikasinya terhadap nilai moral. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis teks sastra. Data diperoleh dari teks dan kutipan novel melalui teknik baca secara sistematis dan berulang terhadap teks yang memuat representasi perempuan, kemudian melakukan pencatatan, dan kesimpulan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan ditampilkan melalui model penulisan perempuan dan budaya perempuan yang berfokus pada values (nilai-nilai). Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan Tuhan berupa rasa syukur dan keikhlasan, hubungan dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, kebahagiaan, ketakutan, kesedihan, dan penyesalan, serta hubungan dengan sesama berupa kekecewaan, kasih sayang, kebahagiaan, dan empati. Temuan ini menegaskan perempuan sebagai subjek penulis yang membangun nilai moral melalui karya perempuan seperti melalui kacamata patriarki dengan strategi penulisan khas perempuan.