Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kunjungan Panti Asuhan As-Salam Guna Meningkatkan Kesadaran Antikorupsi dan Literasi Surya Tjahyadi; Viona Viona; Rickson Rickson; Arawana Siregar; Brady Nicholastio; Cyntia Yoe Ye; Hosea Stevanly Tan; Jackven Tan; Juni Olivia Lim; Muhammad Duta Ramadhan; Michelle Tricia; Rara Richell Monica; Sally Sally; Shelyn Shelyn; Shierly Angeline
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11092

Abstract

Korupsi merupakan penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dsb) demi keuntungan pribadi atau orang lain. Upaya untuk memberantaskan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dapat melalui pendekatan preventif seperti meningkatkan kesadaran antikorupsi dan literasi pada masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswa Universitas International Batam melakukan kunjungan ke Panti Asuhan As-Salam sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya edukasi dalam meningkatkan kesadaran antikorupsi dan literasi di kalangan anak-anak panti. Tujuan dari kegiatan ini adalah menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya literasi dan berpikir kritis sejak usia dini. Melalui pendekatan yang interaktif, seperti diskusi ringan dan pemebrian buku bacaan, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya bersikap jujur, serta menumbuhkan minat untuk literasi. Kegiatan ini juga menjadi refleksi bagi para mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial serta lebih aktif untuk menyebarkan nilai-niali positif di Masyarakat.
Analysis of Environmental Sanitation Conditions and Improvement Solutions for the Coastal Settlement of Tanjung Uma Eva Miranda Hutabalian; Reizky Alifa Hidayah; Shereen Shereen; Juni Olivia Lim; Stivani Ayuning Suwarlan; I Gusti Ngurah Anom Gunawan
Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) Vol. 6 No. 1 (2026): Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) - Article
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/conescintech.v6i1.12803

Abstract

Handling sanitation in Batam City is the most pressing environmental challenge also requires special attention to maintain environmental quality and public health, one of the coastal settlement areas is Tanjung Uma. In this research, this coastal settlement experiencing problems with marine environmental sanitation caused by waste that is difficult to decompose in a short time, waste that accumulates in the water will become a source of problems that have a direct impact on life around coastal settlements, even triggering unsuitability. One of the main factors is inadequate environmental sanitation in coastal areas are residents throw wastewater and garbage directly into the sea. If didn't got handle, there's a high risk of environmental damage and affect the surrounding community. Based on that, it's important to do condition analysing coastal areas, also develop solutions and strategies to improve effective sanitation systems in order to solve environmental sanitation problems. This research method uses a qualitative approach through interviews and observations to obtain data with literature review that's related to the implementation. With relevant literature that has been collected and analyzed to obtain theories, ideas according to the research discussed. Based on the conclusion in this research, environmental sanitation issues in the coastal settlement of Tanjung Uma still influenced by inadequate sanitation infrastructure, basic services, and bad habits of some residents. Therefore, by implementing an integrated septic tank, support for the provision of clean water, sustainable waste management, and community participation are strategies to improve the quality of environmental sanitation in the area.