Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI EDUKASI ANTI KORUPSI MELALUI KEGIATAN KUNJUNGAN PANTI ASUHAN KOMUNITAS ANAK TERANG Nania Putri; Stella Alfida; Nicolas Salim; Devina Devina; Calvin Calvin; Vivian Vivian; Marvin Lucki; Florentcia Long Li; Jonny Bambang Wijaya; Alex Jonathan; Lidya Wendica; Mario Glenn Christian Pegausang; Sirilius Adrian Stiven Sihaloho; Lyndy Jovetta; Sheryl Lau; Hendra Chung
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11141

Abstract

Korupsi merupakan persoalan serius yang tidak hanya berdampak pada sektor pemerintahan, tetapi juga pada nilai-nilai sosial masyarakat. Edukasi anti korupsi sejak usia dini menjadi strategi preventif untuk membangun generasi berintegritas. Artikel ini membahas implementasi edukasi anti korupsi melalui kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan Komunitas Anak Terang. Kegiatan difokuskan pada anak-anak usia sekolah dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi tiga segmen utama: penyampaian materi antikorupsi secara sederhana, edugame (seperti word guessing, word chain, memory game, dan kuis), serta kegiatan pojok literasi untuk menumbuhkan minat baca dan nilai moral. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode interaktif mampu meningkatkan pemahaman anak- anak terhadap konsep dasar antikorupsi, seperti kejujuran dan tanggung jawab. Anak-anak merespons dengan antusias dan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif berbasis permainan dan literasi efektif diterapkan dalam konteks sosial seperti panti asuhan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi model pembelajaran antikorupsi berbasis komunitas dalam jangka panjang, serta keterlibatan aktif pihak sekolah dan lembaga sosial lainnya untuk memperluas dampak edukatif