Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Melalui Bakti Sosial di “Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri” Lingsie Shaufina; Resdo Howel Hutasoit; Khansa Syahdira; Bryan; Muhammad Fahri Alfahrizi Ramadhan; Anisyah Nur Fazila6; ⁠Allyah Dwi Firanti; Chisha Intania Umaira; Fauzia Lailul Rahma; Salma Khairunnisa Mardiyah; Lidya Martha Parotua Simamora; Revalina Laysha Doriz; Theresia Della Rumondang Togatorop; Muhammad Faiz Muhjatun Nafsi; Gadieza Afra Nazifa; Muhammad Faiz Al-Fadlil; William Agustin Hutapea; Queenie Ficari Toba; Febri Kholijah Mulyono; Rachel Keshia Mukitta
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi tidak hanya untuk menyalurkan kontribusi sosial, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai kemanusiaan mahasiswa. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bakti sosial berjudul “Menyambung Tangan Berbagi Kasih” oleh mahasiswa Universitas Internasional Batam dari kelompok Fit Fuel 1 dan Fit Fuel 2 di Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri, Batam. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun empati, memperkuat kepedulian sosial, dan menciptakan hubungan yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak panti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali dampak kegiatan secara menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa interaksi langsung dalam suasana kekeluargaan mendorong terbentuknya ikatan emosional yang bermakna antara mahasiswa dan anak-anak panti. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sosial yang efektif, memperkaya pengalaman kemanusiaan dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Sementara itu, anak-anak panti mendapatkan perhatian emosional yang membantu meningkatkan kebahagiaan dan rasa percaya diri mereka. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun relasi sosial antara institusi pendidikan dan lembaga sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang inklusif dan penuh makna, kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi upaya transformatif yang berdampak langsung bagi kedua belah pihak. Diharapkan, semangat berbagi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya pengabdian mahasiswa di masa mendatang.