Shofia Fauziah Raihani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Psikologi Tokoh Utama dalam Novel Babad Kopi Parahyangan Karya Evi Sri Rezeki sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Indonesia Kelas XII Sopyan Hidayat; Mohamad Utsman Asy’ari; Ujang Jajat Jatmika; Shofia Fauziah Raihani
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 13, No 2 (2024): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v13i2.7829

Abstract

This research aims to determine the results of the analysis of literary psychology studies so that the author can convey the personality of the main character in the novel Babad Kopi Parahyangan by Evi Sri Rezeki and its relevance to Indonesian language learning in class XII high school. The method used in this research is qualitative descriptive research using Sigmund Freud's literary psychology approach. In the data collection process, the author chose a strategic method, namely reading and taking notes. The data collection technique was carried out using a purposive sampling technique. Checking the validity of the data found in this research uses reference materials supported by several theoretical references that the author has presented on theoretical basis. The data analysis technique that the author uses goes through several stages, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. As a result of the research that has been carried out, data was found through conversation transcripts as evidence of the inner problems of the characters, such as those experienced by Karim, who had the desire to become a famous coffee dealer in Parahyangan, lost his goal while sailing, then a feeling of revenge emerged against the Satria Foreman, who was the Satria Foreman. has the desire to rise to the rank of ship helmsman. Apart from that, inner conflict occurs because of problems with his past and several characters show conflict because Karim is forced to become a stagecoach driver. The findings in this research will be used as a proposal for teaching materials for Indonesian language learning in class by using this novel learning object, the author hopes that students will be able to assess the advantages and disadvantages of the novel, and be able to take positive values to apply in everyday life. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kajian psikologi sastra sehingga penulis dapat menyampaikan kepribadian tokoh utama dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki serta relevansinya dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Dalam proses pengumpulan data, penulis memilih cara yang strategis yakni membaca dan mencatat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan keabsahan pada data yang telah ditemukan dalam penelitian ini menggunakan bahan referensi yang didukung dengan beberapa referensi teori pada landasan teori. Teknik analisis data yang penulis gunakan melalui beberapa tahapan, diantaranya pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan, ditemukan data melalui transkrip percakapan sebagai bukti dari permasalahan batin para tokoh seperti yang dialami Karim memiliki keinginan untuk menjadi bandar kopi ternama di Parahyangan, kehilangan tujuan pada saat berlayar, kemudian muncul rasa dendam terhadap Mandor Satria yang dimana Mandor Satria memiliki keinginan untuk naik pangkat menjadi juru mudi kapal. Selain itu, konflik batin terjadi karena adanya permasalahan dengan masa lalunya serta beberapa karakter yang menunjukan konflik karena adanya paksaan Karim untuk menjadi kusir kereta pos. Temuan dalam penelitian ini akan dimanfaatkan sebagai usulan bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII dengan objek pembelajaran Teks Novel karena novel ini memenuhi syarat dijadikan sebagai bahan kajian dan analisis kepribadian tokoh dalam novel melalui unsur intrinsik dalam bentuk modul ajar. Dengan menggunakan objek pembelajaran novel ini penulis berharap siswa dapat menilai kelebihan dan kekurangan pada novel, serta mampu mengambil nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.