Caesario Boing
Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyesuaian Tarif Tol Berdasarkan Kelayakan Finansial Operator dan Kemampuan Membayar Pengguna Anasta Wirawan; Caesario Boing; Achmad Andhika Kharisma
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan tarif jalan tol merupakan aspek penting dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi infrastruktur dan keterjangkauan masyarakat sebagai pengguna jalan. Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat memiliki peran strategis sebagai penghubung kawasan industri, Pelabuhan Kuala Tanjung, dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba, sehingga diperlukan formulasi tarif yang mampu mendukung kelayakan finansial operator tanpa mengurangi minat pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP), dan Besar Keuntungan Biaya Operasi Kendaraan (BKBOK) sebagai dasar rekomendasi penyesuaian tarif jalan tol. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method melalui kombinasi analisis data makroekonomi dan survei lapangan menggunakan metode Roadside Interview (RSI) dengan teknik Stated Preference. Sebanyak 3.357 responden dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ATP pengguna Golongan I sebesar Rp1.700/km, sedangkan nilai WTP sebesar Rp1.196/km. Nilai BKBOK pada batas regulasi 70% mencapai Rp1.983/km. Analisis menunjukkan bahwa kondisi pengguna termasuk kategori choice riders, yaitu kemampuan membayar lebih tinggi dibandingkan kemauan membayar. Titik keseimbangan tarif optimal untuk Golongan I berada pada Rp1.255/km dengan probabilitas penggunaan jalan tol sebesar 83%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi analisis ATP, WTP, dan BKBOK dapat menghasilkan formulasi tarif yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian adalah penerapan tarif awal yang mendekati titik keseimbangan ATP-WTP serta peningkatan kualitas pelayanan jalan tol untuk meningkatkan minat pengguna. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan tarif jalan tol berbasis kondisi sosial-ekonomi masyarakat dan manfaat ekonomi pengguna.