Hafizul Adib Zulyan
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Perencanaan Mitigasi Risiko Operasional Berbasis Data Geoteknik pada Pembangunan Villa di Area Lereng Project XYZ Hafizul Adib Zulyan; Nevy Sandra
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.17954

Abstract

Pembangunan konstruksi pada area lereng memiliki tingkat kompleksitas dan risiko operasional yang lebih tinggi dibandingkan pembangunan pada lahan datar, terutama terkait kestabilan tanah, longsor, settlement, akses material, dan keselamatan kerja. Kondisi tersebut menyebabkan diperlukan analisis geoteknik dan strategi mitigasi risiko yang terintegrasi agar pelaksanaan proyek dapat berjalan secara aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko operasional pada pembangunan villa di area lereng, menganalisis keterkaitan hasil penyelidikan tanah terhadap potensi risiko konstruksi, serta merumuskan strategi mitigasi risiko operasional yang sesuai berdasarkan kondisi aktual lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi dokumen proyek dan observasi langsung lapangan. Data yang dianalisis meliputi hasil Cone Penetration Test (CPT), boring log, dokumen perencanaan proyek, serta kondisi operasional konstruksi pada Project XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tanah didominasi oleh clayey silt dengan konsistensi very soft to soft hingga kedalaman ±16–19 m dan nilai N-SPT 1–4 pukulan/30 cm yang mengindikasikan daya dukung tanah rendah serta potensi settlement dan longsor. Risiko dominan yang teridentifikasi adalah longsor lereng dengan kategori high–extreme. Strategi mitigasi dilakukan melalui penggunaan pondasi tiang pancang, retaining wall, bronjong, sistem drainase, pengaturan mobilisasi alat berat, dan monitoring lapangan secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mitigasi mampu menurunkan tingkat risiko operasional proyek. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa data geoteknik memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan teknis dan pengendalian risiko pada pembangunan konstruksi di area lereng.