Raja Al Fath Widya Iswara
Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Kendari|Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesintasan Motilitas dan Persistensi Spermatozoa dalam Vagina Tikus Kandidiasis Raja Al Fath Widya Iswara
Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 10, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Departemen Biologi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.10.2.2025.134-143

Abstract

Kandidiasis vagina dapat memengaruhi lingkungan mikro vagina sehingga berpotensi mengganggu fungsi spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesintasan motilitas dan persistensi spermatozoa dalam vagina tikus kandidiasis. Penelitian eksperimental ini menggunakan dua kelompok tikus betina, yaitu kelompok normal dan kelompok dengan kandidiasis. Analisis kesintasan dilakukan menggunakan metode Kaplan–Meier, sedangkan perbedaan antar-kelompok diuji dengan uji log-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna kesintasan motilitas spermatozoa antarkelompok (χ²=8,760; p=0,003). Pada kelompok kandidiasis, 50% spermatozoa kehilangan motilitas dalam 1 menit pertama, sedangkan pada kelompok normal terjadi pada 2 menit pertama. Analisis persistensi spermatozoa juga menunjukkan perbedaan yang signifikan (χ²=15,373; p<0,001). Pada kelompok kandidiasis, 50% spermatozoa tidak lagi ditemukan dalam vagina pada 2 hari pertama, sementara pada kelompok normal spermatozoa masih terdeteksi hingga 5 hari. Temuan ini menunjukkan bahwa kandidiasis vagina dapat menurunkan kesintasan motilitas dan persistensi spermatozoa, yang berimplikasi terhadap kemungkinan penurunan fertilitas.  Vaginal candidiasis can alter the vaginal microenvironment, potentially disrupting spermatozoa function. This study aimed to analyze the survival of spermatozoa motility and persistence in the vagina of rats with candidiasis. An experimental study was conducted using two groups of female rats: a normal group and a candidiasis group. Survival analysis was performed using the Kaplan–Meier method, and differences between groups were evaluated with the log-rank test. The results showed a significant difference in spermatozoa motility survival between groups (χ²=8.760; p=0.003). In the candidiasis group, 50% of spermatozoa lost motility within the first minute, while in the normal group, this occurred within the first 2 minutes. Persistence analysis also revealed a significant difference (χ²=15.373; p<0.001). In the candidiasis group, 50% of spermatozoa were no longer detected within the first 2 days, whereas in the normal group, spermatozoa were still observed up to 5 days. These findings indicate that vaginal candidiasis significantly reduces survival of spermatozoa motility and persistence, which may contribute to decreased fertility.