Stevany Afrizal
Universitan Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODAL SOSIAL ORANG TUA TUNGGAL DALAM PEMENUHAN PENDIDIKAN FORMAL ANAK Windi Agustin; Subhan Widiansyah; Stevany Afrizal
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.364-369

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh adanya fenomena meningkatnya fenomena Orang Tua tunggal akibat dari pernikahan muda. Dengan adanya pernikahan muda dan ketidaksiapan ekonomi, orang tua tunggal memikul tanggung jawab dan beban yang sangat besar dan berperan dalam memikul peran ganda dalam keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi para orang tua tunggal dan stigma dari masyarakat Lingkungan Sambidongko yang tidak menganggap penting pendidikan ini, orang tua tunggal dituntut untuk tetap memenuhi kebutuhan pendidikan formal anak sebagai investasi bagi masa depan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mendeskripsikan modal sosial yang dimiliki oleh orang tua tunggal dalam mendukung pemenuhan pendidikan formal anak di lingkungan Sambidongko Kelurahan Cikerai menggunakan analisis teori modal sosial dari Robert D. Putnam yang menitikberatkan pada tiga unsur utama yakni: Jaringan sosial (Social networks), Norma sosial (Norms)dan kepercayaan (Trust).  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatid dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berfungsi sebagai aset non-material yang menggantikan keterbatasan finansial. Jaringan sosial memberikan dukungan emosional dari keluarga (bonding), informasi dari tetangga (bridging), serta akses bantuan pemerintah melalui RT/RW (linking). Norma sosial berupa gotong royong memperkuat solidaritas masyarakat, sementara kepercayaan (trust) memperlancar komunikasi dengan sekolah dan tokoh masyarakat. Kesimpulannya, modal sosial yang kuat menjadi strategi adaptif yang krusial bagi orang tua tunggal untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak secara stabil dan berkelanjutan.