Siti nur syarifah
Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan dan Konseling: Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini Akhmad Syah Roni Amanullah; Zaskia Salsabilla Rachma; Siti nur syarifah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2669

Abstract

Faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan bicara pada anak adalah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua yang kurang tepat bagi anak usia dini di masa perkembangannya menjadi penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tua menerapkan pola asuh permisif dalam mendidik dan merawat anak. Pola asuh permisif ini menyebabkan keterlambatan bicara pada anak karena kesibukan orang tua, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, kurangnya stimulasi, kurangnya dukungan positif dari lingkungan, serta keinginan orang tua agar anak mampu berbahasa asing. Kata Kunci: Pola Asuh; Keterlambatan Bicara; Anak Usia Dini. The main factor influencing speech delay in children is parenting. Parenting patterns that are not appropriate for early childhood during their development contribute to this issue. The aim of this study is to analyze the relationship between parenting styles and children's speech delays. The research method used in this study is library research. The results show that parents often apply permissive parenting in educating and caring for their children. Permissive parenting causes speech delays in children due to parents' busyness, low levels of parental education, lack of stimulation, lack of positive environmental support and interaction, as well as parents' desire for their children to be able to speak a foreign language.
Media Audio Visual Sebagai Media Pembelajaran Untuk Mengembangkan Kognitif Anak Usia 5 –6 Tahun Siti Nur Syarifah; Iftitahun Nabilah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media audio visual, khususnya video animasi pembelajaran, dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi yang dilakukan setelah pemberian praktik langsung kepada anak-anak, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual seperti video animasi dapat secara efektif meningkatkan daya ingat, pemahaman konsep, dan motivasi belajar anak. Guru memegang peran penting sebagai fasilitator dalam mengarahkan dan memaksimalkan penggunaan media tersebut dalam proses pembelajaran. Studi ini merekomendasikan agar media audio visual diintegrasikan secara sistematis dan menyenangkan dalam kurikulum pembelajaran PAUD, guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi anak. Kata Kunci: media audio visual; berpikir logis; anak usia dini; kognitif anak.