Esti Nugraheny
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas model edukasi berbasis kelompok terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku kesehatan reproduksi pranikah Rohmi Rohmi; Esti Nugraheny; Bima Suryantara
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1754

Abstract

Latar Belakang: Angka kehamilan remaja di negara berpendapatan rendah dan menengah termasuk Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data WHO, 39% remaja menikah sebelum berusia 18 tahun dan 12% sebelum berusia 15 tahun. Disisi lain diketahui 10% remaja setuju terhadap perilaku seksual pra nikah. Sehingga diperlukan upaya untuk mengedukasi remaja salah satunya dengan model edukasi berbasis kelompok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model edukasi berbasis kelompok terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku Kesehatan reproduksi pranikah di SMP Negeri Tangen Kabupaten Sragen. Metode: peneltian ini merupakan penelitian quasy eksperimen. 297 sampel remaja terpilih dari 1.147 remaja yang dipilih dengan Teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini pengetahuan, sikap dan perilaku dengan variable dependen model edukasi (berbasis kelompok vs berbasis WA grup). Intervensi meliputi pemberian materi secara langsung 2 sesi edukasi kelompok teman sebaya dan 2 sesi edukasi klasikal. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti dan telah melalui uji validitas reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan mann whitney. Hasil: uji statistik menggunakan mann whitney, pengetahuan pada kelompok kontrol maupun pada kelompok perlakuan diperoleh nilai dengan signifikasi 0,000 (sig < 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengetahuan seks pranikah remaja sebelum dan setelah diberikan edukasi. Simpulan: model edukasi berbasis kelompok dan grup WA dapat dijadikan alternatif model edukasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap Kesehatan reproduksi pranikah. Diperlukan pengembangan model edukasi berbasis kelompok secara berkesinambungan untuk dapat mengoptimalkan peningkatan sikap dan perilaku remaja mengenai kesehatan reproduksi pranikah.