Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Diorama Majesty (Majapahit Augmented Reality History) sebagai Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama Fina Fauziyah; I Dewa Putu Eskasasnanda; Oemi Oemi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4840

Abstract

Pembelajaran sejarah dalam mata pelajaran IPS sering dianggap kurang menarik penyajian materi yang abstrak dan masih didominasi penggunaan buku teks. Kondisi ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami peristiwa sejarah secara utuh. Integrasi media nyata dengan Augmented Reality menjadi alternatif untuk menyajikan materi secara konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Diorama MAJESTY, media diorama berbasis Augmented Reality yang berfokus pada materi Kerajaan Majapahit untuk kelas VII di SMPN 9 Malang. Model ADDIE diterapkan pada penelitian dan pengembangan Diorama MAJESTY yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Seluruh data pada penelitian ini diperoleh dari instrumen kuesioner validasi media, validasi materi, dan kuesioner uji keterbacaan yang disebarkan pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi materi mencapai 92%, validasi media mencapai 96%, dan uji keterbacaan mencapai 83,15% yang ketiganya masuk pada kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa, Diorama MAJESTY dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama.
Pemanfaatan Eco-Enzyme dari Limbah Organik melalui Pelatihan Pembuatan Ecos Wash (Eco Clean Organik Solution) bagi Remaja Kelurahan Pandanwangi Neni Wahyuningtyas; Agung Haryono; Inna Qurrota A’yun; Fina Fauziyah; Annisaa Nur Fadzila; Dhini Septrianingtias; Lailatul Isnaini; Moch. Indra Fanani; Nimas Yuhyih Wakindiyah; Rahmania Lailatul Fitri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): November (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a2ykn043

Abstract

Ketersediaan sabun cuci tangan pada fasilitas wastafel di Kelurahan Pandanwangi, Kota Malang, belum memadai dan belum konsisten, sementara limbah organik rumah tangga berupa kulit buah dan sisa sayuran belum banyak dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada remaja dalam memanfaatkan limbah organik melalui pembuatan sabun cuci tangan berbasis eco-enzyme bernama Ecos Wash (Eco Clean Organik Solution). Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan (sosialisasi dan praktik pembuatan), serta evaluasi, dengan melibatkan 15 remaja berusia 13–15 tahun. Keterampilan peserta diamati selama praktik, sedangkan pemanfaatan produk dievaluasi melalui observasi lapangan dua minggu setelah pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menyiapkan alat dan bahan serta mencampur bahan sesuai tahapan (100%), 90% mampu menghasilkan campuran homogen, dan 95% mampu membuat Ecos Wash dengan bantuan minimal atau secara mandiri. Pelatihan menghasilkan 30 botol Ecos Wash (250 mL) yang didistribusikan ke 30 titik wastafel. Pada evaluasi dua minggu, 17 botol (56,7%) telah habis digunakan dan warga membuat 5 botol Ecos Wash secara mandiri dari sisa eco-enzyme. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat mengaitkan pengolahan limbah organik dengan kebutuhan sabun cuci tangan masyarakat.