Muhammad Yazir
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makian Positif dalam Bahasa Coel di Lubuklinggau: Kajian Sosiopragmatik Muhammad Yazir
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i1.2428

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena makian positif dalam bahasa Coel sebagai strategi komunikasi afektif yang berfungsi menjaga harmoni sosial. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik sadap, libat dan cakap dengan penutur asli di Lubuklinggau. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) makian positif termanifestasi melalui empat kategori referen utama (agama, etnis, penyakit, dan hewan) yang mengalami pelemahan makna denotatif, (2) fungsi sosial utama meliputi penanda solidaritas (in-group marker), ekspresi keakraban, dan penguat kohesi sosial, (3) konteks penggunaan dominan terjadi dalam interaksi ritual antar remaja dengan ciri prosodi khas (intonasi tinggi + senyuman). Temuan ini memperluas teori kesantunan Brown & Levinson dengan menunjukkan bahwa makian tidak selalu bersifat tabu, melainkan dapat berfungsi sebagai perekat sosial dalam komunitas tutur tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian sosiopragmatik bahasa minoritas dan implikasi bagi pendidikan multikultural