Muhammada
Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pembelajaran Full Day School Dalam Inovasi Program Tahfidzul Qur’an Di MI Ar-Roihan Lawang Ana Maslihatul Izzah; Ahmad Ma’ruf; Muhammada
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/0g5t0g88

Abstract

Full day scholl according to etymology is the word full day school derived from the English language. Full means full, day means day, while school means school. And if combined, it means a full day of school. Meanwhile, according to terminology, there are several opinions that explain the meaning of full day school. The method used in this study is qualitative research, namely research that produces descriptive data. Qualitative research methods are research methods based on the philosophy of post-positivism, used to research on the natural condition of objects. Based on the results of the interviews obtained in the following data exposure, a presentation of the data of the research results will be presented that focuses on the Full Day School learning model in the innovation of the Tahfidzul Qur''an program. The Full Day School learning model at MIT Ar Rohan Lawang Malang has a positive effectiveness and contribution in the innovation of the Tahfidzul Qur''an program. With longer learning times, a supportive educational environment, and integration with the academic curriculum, students can optimize their memorization of the Qur'an as well as develop a deeper understanding of Islamic teachings. In this case, the Full Day School at MIT Ar Rohan Lawang Malang plays an important role in facilitating progress and innovation in the Tahfidzul Qur''an program. The purpose of this study is to find out and describe the full day school learning model as an innovation of tahfidzul qur'an at Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Ar roihan Lawang Malang. And the purpose of this study is to analyze the effectiveness or influence of the full day school learning model in the tahfidzul Qur'an innovation at MIT Ar Roihan Lawang, Malang. Abstrak Full day scholl menurut etimologi adalah kata full day school berasal dari bahasa inggris. Full artinya penuh, day artinya hari, sedangkan school yang mempunyai arti sekolah. Dan jika digabung mengandung arti sekolah sehari penuh. Sedangkan menurut terminologi, ada beberapa pendapat yang menjelaskan tentang pengertian full day school.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post-positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah.Berdasarkan hasil wawancara yang diperoleh dalam paparan data berikut ini akan disajikan paparan data hasil penelitian yang berfokus pada model pembelajaran Full Day School dalam inovasi program Tahfidzul Qur''an. , model pembelajaran Full Day School di MIT Ar Rohan Lawang Malang memiliki efektivitas dan kontribusi yang positif dalam inovasi program Tahfidzul Qur''an. Dengan waktu belajar yang lebih lama, lingkungan pendidikan yang mendukung, dan integrasi dengan kurikulum akademik, siswa dapat mengoptimalkan hafalan Al-Qur''an mereka serta mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam. Dalam hal ini, Full Day School di MIT Ar Rohan Lawang Malang berperan penting dalam memfasilitasi kemajuan dan inovasi dalam program Tahfidzul Qur''an. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan model pembelajaran full day school sebagai inovasi tahfidzul qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Ar roihan Lawang Malang. Serta tujuan penelitian ini ialah menganalisis efektivitas atau pengaruh model pembelajaran full day school dalam inovasi tahfidzul Qur''an di MIT Ar Roihan Lawang, Malang
Efektivitas Metode Sorogan Dalam Pembelajaran Fathul Qorib Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Madin Darut Taqwa, Purwosari Pasuruan Lailatul Masruroh; M. Anang Sholikhudin; M. Nur Hadi; Muhammada
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/mx3k1k22

Abstract

This study was motivated by the need to improve the ability to read books among grade 6 students of Ula Madin Darut Taqwa. The Fathul Qorib book is one of the important texts in Islamic boarding school education, but many students have difficulty in understanding and reading this text correctly. The Sorogan method, a traditional teaching method that involves individual learning in front of a teacher, is considered to have the potential to overcome this problem. This study aims to evaluate the effectiveness of the Sorogan method in learning the Fathul Qorib book. This study uses a qualitative method with a field research type. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Sorogan method significantly improved students' ability to read books, including aspects of fluency, comprehension, and accuracy in reading Arabic texts. These findings indicate that the Sorogan method is effective in improving the ability to read books and providing more intensive individual attention, thus helping students understand the material better. Thus, it is suggested that the Sorogan method be adopted more widely in the learning of classical books in Islamic boarding school education in order to improve the quality of learning and understanding of religious texts. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan membaca kitab di kalangan siswa kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa. Kitab Fathul Qorib adalah salah satu teks penting dalam pendidikan pesantren, namun banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan membaca teks ini dengan benar. Metode Sorogan, sebuah metode pengajaran tradisional yang melibatkan pembelajaran individual di hadapan guru, dianggap memiliki potensi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Sorogan dalam pembelajaran kitab Fathul Qorib. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Sorogan secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca kitab siswa, mencakup aspek kefasihan, pemahaman, dan ketepatan membaca teks Arab. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab serta memberikan perhatian individu yang lebih intensif, sehingga membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, disarankan agar metode Sorogan diadopsi lebih luas dalam pembelajaran kitab klasik di pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman teks-teks agama.