Pembelajaran bahasa Arab di sekolah menengah masih banyak yang bertumpu pada metode konvensional berbasis ceramah dan buku teks, sehingga sebagian siswa kurang termotivasi dan mengalami kesulitan dalam menguasai keterampilan menulis (maharah kitabah). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media Jigsaw Puzzle dalam pembelajaran maharah kitabah, menguji efektivitasnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya pada siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Kadungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design (Posttest Only Control Group Design). Sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) yang diberi perlakuan media Jigsaw Puzzle dan kelompok kontrol (30 siswa) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, angket, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis Independent Sample t-Test dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta uji t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dengan mean difference sebesar 16,900, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Media Jigsaw Puzzle terbukti efektif meningkatkan pemahaman maharah kitabah karena mendorong keterlibatan aktif, kerja sama kelompok, dan suasana belajar yang menyenangkan. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa dan kerja sama kelompok, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan akademik siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran.