Dhea Amanda
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kapasitas Antioksidan, Toksisitas, Fitokimia dan Uji Fenolik Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Dhea Amanda; Frans Ferdinal; Eny Yulianti
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v5i3.27981

Abstract

Daun pepaya mengandung beragam metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan, tetapi aktivitas dan toksisitasnya dapat berbeda menurut sumber tanaman dan proses ekstraksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fitokimia, menentukan kadar fenolik total, mengukur kapasitas antioksidan, dan menilai toksisitas awal ekstrak metanol daun pepaya asal Sumatra Selatan. Penelitian eksperimental laboratorium dilakukan melalui maserasi-perkolasi menggunakan metanol. Skrining fitokimia dilakukan terhadap 13 golongan senyawa. Fenolik total ditetapkan dengan Folin-Ciocalteu, kapasitas antioksidan diukur melalui DPPH, FRAP, dan ABTS menggunakan Trolox sebagai pembanding, sedangkan toksisitas diuji dengan Brine Shrimp Lethality Test. Ekstraksi menghasilkan rendemen 15,64%. Sebanyak 12 golongan senyawa terdeteksi, sedangkan betasianin tidak terdeteksi. Kadar fenolik total sebesar 36,33 mg GAE/g. Nilai IC50 ekstrak pada DPPH, FRAP, dan ABTS berturut-turut 172,97; 19,33; dan 42,00 µg/mL, sedangkan IC50 Trolox 28,49; 6,78; dan 3,39 µg/mL. Nilai LC50 BSLT sebesar 137,935 µg/mL. Ekstrak menunjukkan kapasitas antioksidan paling kuat pada FRAP dan ABTS serta bioaktivitas toksik awal pada BSLT. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dan mengonfirmasi keamanan biologisnya.