Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem agribisnis usahatani padi skala kecil serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengelolaannya. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 di Gang Tawon, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan sistem agribisnis yang meliputi subsistem hulu, on-farm, dan hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan modal, risiko produksi akibat hama dan cuaca ekstrem, serta fluktuasi harga menjadi kendala utama dalam pengelolaan usaha. Untuk menjaga keberlanjutan usaha, petani menerapkan strategi diversifikasi tanaman hortikultura, pengelolaan input secara selektif, serta pemasaran langsung yang berkontribusi terhadap stabilitas pendapatan usahatani padi skala kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi manajerial menjadi faktor kunci dalam mempertahankan keberlangsungan usaha pada kondisi sumber daya yang terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi pengembangan usahatani padi skala kecil yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Usahatani Padi, Agribisnis, Diversifikasi, Petani Skala Kecil, Manajemen Usaha