Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerja keuangan PT. Bukit Asam Tbk dari tahun 2019 hingga 2024. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Tujuan analisis kinerja keuangan adalah untuk menilai kesehatan perusahaan dan kemampuannya dalam menghadapi dinamika industri pertambangan dan ekonomi, khususnya sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19. Laporan keuangan tahunan PT. Bukit Asam Tbk, yang dikumpulkan dari situs web resmi Bursa Efek Indonesia dan laporan publik perusahaan, berfungsi sebagai data sekunder untuk pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis rasio keuangan, yang meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas, digunakan untuk menganalisis data. Terlepas dari variasi sejumlah indeks keuangan yang disebabkan oleh pergeseran harga komoditas batubara, kondisi ekonomi dunia, dan peraturan pemerintah, temuan menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Bukit Asam Tbk secara umum cukup memuaskan. Sementara rasio solvabilitas menunjukkan struktur keuangan perusahaan yang relatif solid, rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan yang relatif stabil untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Selama beberapa periode waktu, profitabilitas perusahaan telah meningkat seiring dengan kenaikan harga batu bara dan peningkatan efisiensi operasional. Diharapkan studi ini akan memberikan informasi dan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan oleh investor, manajemen, dan pihak-pihak terkait saat mengambil keputusan keuangan dan investasi.