Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM DASAWISMA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MASYARAKAT Amelia Wulandary; Sri Wahyuni; Muhamad Alisalman; Norhidayat
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6498

Abstract

Partisipasi masyarakat berperan penting dalam mendukung keberhasilan suatu program. Jika masyarakat tidak terlibat aktif, hal tersebut dapat berpengaruh pada dinamika partisipasi dalam program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang bentuk-bentuk dan tingkat partisipasi dalam program dasawisma, faktor- faktor apa yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program dasawisma, serta bagaimana dinamika partisipasi tersebut dipahami dalam perspektif pendidikan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan berbentuk deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Terdapat dua informan dalam penelitian ini, terdiri dari pengurus dan anggota dasawisma yang dipilih karena memiliki pengetahuan mendalam mengenai kegiatan dasawisma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi di Dasawisma Cempaka meliputi (1) partisipasi dalam pengambilan keputusan, (2) partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan, (3) partisipasi dalam penerimaan manfaat, dan (4) partisipasi dalam evaluasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan dasawisma berada pada tingkat tokenism atau partisipasi semu yang sebatas pada formalitas. Faktor yang mempengaruhi partisipasi meliputi faktor pendukung yaitu karena adanya manfaat yang dirasakan, serta faktor penghambat dikarenakan waktu yang bertabrakan dengan pekerjaan. Dalam perspektif pendidikan masyarakat, dinamika partisipasi dilihat sebagai prinsip pendidikan orang dewasa (andragogi) yang sekaligus berperan sebagai wadah peningkatan kualitas (capacity building) masyarakat.