Ashley Bianca Burhan
Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prediksi Thin Ideal Internalization terhadap Body Dissatisfaction Remaja Akhir Perempuan Penggemar K-Pop Ashley Bianca Burhan; Laurentius Sandi Witarso
Jurnal Psikologi Perseptual Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas of Psychology, Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The K-pop phenomenon has become a popular culture in Indonesia, shaping adolescent girls’ perceptions of beauty standards. The representation of female K-pop idols with thin bodies may encourage the internalization of ideal body standards (thin ideal internalization). Discrepancies between these standards and actual body conditions may trigger body dissatisfaction, defined as negative thoughts and feelings regarding body shape and size. This study aimed to examine the contribution of thin ideal internalization in predicting body dissatisfaction among late-adolescent female K-pop fans. A quantitative approach was used with a questionnaire method and purposive sampling technique. Participants consisted of 130 females aged 18–24 years who were fans of K-pop girl groups and actively consumed related content. The instruments used were the Thin Ideal Internalization Assessment (THIINA) and the Body Dissatisfaction Scale for Women (BDS-W). Data were analyzed using simple linear regression and produced the equation Y = a + 1.250X, indicating that every one-unit increase in thin ideal internalization was followed by a 1.25-point increase in body dissatisfaction scores (p < .001), contributing 58% to body dissatisfaction variance (adjusted R² = 0.580).   Fenomena K-pop telah berkembang menjadi budaya populer yang berpengaruh di Indonesia, termasuk dalam membentuk persepsi remaja perempuan mengenai standar kecantikan. Representasi idola K-pop perempuan yang bertubuh kurus dan proporsional berpotensi mendorong internalisasi standar tubuh ideal (thin ideal internalization). Ketidaksesuaian antara standar tersebut dan kondisi tubuh nyata dapat memicu body dissatisfaction, yaitu pikiran dan perasaan negatif terhadap bentuk dan ukuran tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi thin ideal internalization dalam memprediksi body dissatisfaction pada remaja akhir perempuan penggemar K-pop. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner dan teknik purposive sampling. Partisipan terdiri dari 130 perempuan berusia 18–24 tahun yang merupakan penggemar girl group K-pop dan aktif mengonsumsi konten terkait. Instrumen yang digunakan adalah Thin Ideal Internalization Assessment (THIINA) dan Body Dissatisfaction Scale for Women (BDS-W). Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Y = a + 1.250X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan thin ideal internalization diikuti oleh peningkatan skor body dissatisfaction sebesar 1.25 poin (p < .001), dengan kontribusi sebesar 58% terhadap variansi body dissatisfaction (adjusted R² = 0.580).