Human Immunodeficiency Virus / Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius untuk diperhatikan. Berdasarkan data klinik Voluntary Counseling Test (VCT) RSUD. DR. H. Abdul Moeloek pada tahun 2024 terdapat 121 orang terinfeksi HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup ODHA di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan studi potong lintang. Data yang digunakan adalah data primer dan populasi dalam penelitian ini adalah 121 orang, dengan pengambilan total sampel. Analisis data dengan univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai kualitas hidup kurang baik (62,8%), berada pada stadium penyakit lanjut (63,6%) mengalami depresi (50,4%), merasakan stigma negatif (62,8%), dukungan keluarga tidak mendukung (59,5%). Pada analisis korelasi didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara stadium klinis penyakit, depresi, stigma, dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup (p=0,000 dan 0,009, a=0,05). Selanjutnya, hasil uji regresi logistik berganda menunjukkan responden yang mengalami depresi dan berada pada stadium penyakit lanjut beresiko untuk memiliki kualitas hidup kurang baik. Selain itu, diketahui pula bahwa depresi merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kualitas hidup dengan nilai 0R=7,786. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu dilakukan upaya pencegahan serta penanganan terhadap masalah depresi agar dapat memperbaiki kualitas hidup pasien HIV/AIDS.