Sapto Roedy Widijanto
Institut Teknik dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Alumni Sekolah Asrama Islam melalui Kewirausahaan Berbasis Koperasi dan Agribisnis Melon: Model Keterlibatan Komunitas yang Terstruktur Chusnul Rofiah; Sapto Roedy Widijanto; Chairul Anam
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y84sv886

Abstract

Program pengabdian masyarakat terstruktur ini merupakan tahap kedua dari inisiatif pemberdayaan berkelanjutan di Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an (PPHQ) Putri 1 Jombang. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pembentukan Koperasi Rasional Sejahtera Bersama Hamalatul Qur’an (Koperasional) sebagai lembaga ekonomi formal yang dikelola oleh alumni dan pengasuh pesantren. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan terstruktur, program ini melibatkan 62 anggota koperasi dalam pengembangan dua unit usaha utama, yaitu: (1) layanan ritel pesantren dan (2) pertanian produktif berupa budidaya melon premium yang bermitra dengan PT Sunpride Indonesia. Koperasi menerapkan model investasi berbasis kupon senilai Rp500.000 per unit dengan keuntungan rata-rata 18,7% per panen, untuk jangka waktu enam kali panen (sekitar dua tahun). Pelaksanaan program berlangsung selama November 2025–Juli 2026, mencakup pelatihan manajemen koperasi syariah, literasi keuangan digital, serta pendampingan teknis usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi signifikan dari inisiatif usaha alumni yang bersifat informal menjadi kelembagaan koperasi yang profesional dan akuntabel. Selain itu, terjadi peningkatan nyata dalam kesadaran ekonomi, kapasitas manajerial, serta semangat gotong royong anggota dalam mengelola usaha bersama. Program ini menjadi model replikasi pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas pesantren yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, tata kelola koperasi modern, dan pendidikan kewirausahaan. Inisiatif ini sekaligus memperkuat konsep Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi berperan aktif dalam menciptakan transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan pesantren.