Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN 33 Sawahan didapatkan beberapa masalah yaitu: pada saat pembelajaran guru belum melatih siswa dalam mengkomunikasikan ide-ide, pada pembelajaran guru belum memberikan kesempatan pada siswa untuk mencari tahu hanya diberi tahu, model interaksinya hanya satu arah yaitu guru ke siswa. Guru belum menggunakan media saat pembelajaran dan hanya mengandalkan buku siswa yang ada di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena peneliti ingin memperbaiki proses dan meningkatkan hasil pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Hasil penelitian pada perencanaan pembelajaran matematika pada siklus I mencapai rata-rata persentase 85,71% dan meningkat pada siklus II yaitu rata-rata persentasenya 92,85% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil pengamatan pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I mencapai rata-rata persentase 87,49% dan meningkat pada siklus II rata-rata persentasenya adalah 96,42% dengan kualifikasi sangat baik. Pengamatan pelaksanaan pembelajaran aspek siswa pada siklus I rata-rata persentasenya yaitu 87,49% dan meningkat pada siklus II rata-rata persentasenya 92,85% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil belajar matematika pada siklus I rata-rata persentase ketuntasannya adalah 55,55% dengan kualifikasi cukup dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata persentase hasil belajarnya 77,8% dengan kualifikasi sangat baik. Hal ini menunjukkan keberhasilan penerapan Pendekatan Saintifik Berbantuan Media Augmented Reality pada siswa kelas II SDN 33 Sawahan Kota Padang.