Efta Dhartikasari Priyani
Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DENGAN SIX SIGMA DMAIC UNTUK MENGURANGI CACAT PADA PRODUK FINGER JOINT LAMINATED Mochamad Firman Bagas Ardiansyah; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ymcwxh82

Abstract

Dalam kondisi persaingan industri yang semakin ketat, menjaga stabilitas kualitas produk merupakan aspek krusial untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus daya saing perusahaan. Penelitian ini berfokus pada upaya menurunkan tingkat cacat pada produk Finger Joint Laminated (FJL) di PT XYZ melalui penerapan Statistical Quality Control (SQC) yang dikombinasikan dengan pendekatan Six Sigma DMAIC. Proses penelitian dilaksanakan dengan lima tahapan sistematis, yakni Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Data produksi serta kategori cacat seperti delaminasi, patahnya finger, pergeseran sambungan, ketidakteraturan permukaan, garis lem, lubang kecil, dan retakan—dianalisis menggunakan berbagai alat pengendalian kualitas, antara lain check sheet, control chart, diagram Pareto, serta fishbone diagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling dominan adalah pergeseran sambungan, patah pada finger, dan delaminasi, yang dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, metode kerja, material, dan kondisi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, strategi perbaikan yang diusulkan meliputi pelatihan bagi operator, penerapan pemeliharaan mesin secara preventif, serta penguatan sistem inspeksi kualitas. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan SQC yang terintegrasi dengan metodologi DMAIC terbukti efektif dalam menekan jumlah cacat produk, meningkatkan efisiensi proses, serta memperbaiki mutu produk secara menyeluruh. Selain itu, implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi perusahaan dalam membangun sistem pengendalian kualitas yang berkesinambungan, sekaligus dapat dijadikan acuan praktis bagi industri serupa dalam upaya peningkatan mutu dan produktivitas. sehingga Implementasi dari rekomendasi ini diproyeksikan dapat menurunkan tingkat cacat hingga di bawah 10% dan meningkatkan level sigma menuju 4.0. Kata Kunci: SQC, Six Sigma DMAIC, Pengendalian Kualitas