This Author published in this journals
All Journal Camellia
Ikhsan Ikhsan
Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Bakteri Asam Laktat (BAL) Pada Kombucha Liang Teh Sari Jeruk Siam Ikhsan Ikhsan; Dwi Raharjo; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 5 No 1 (2026): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v5i1.31061

Abstract

Bakteri asam laktat merupakan mikroorganisme yang berperan penting dalam proses fermentasi pangan karena mampu menghasilkan asam organik serta memberikan manfaat fungsional bagi kesehatan. Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan bantuan kultur mikroorganisme yang memungkinkan terbentuknya bakteri asam laktat selama proses fermentasi. Penambahan bahan alami seperti sari jeruk siam diduga dapat memengaruhi pertumbuhan dan karakteristik bakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bakteri asam laktat pada kombucha liang teh dengan berbagai konsentrasi sari jeruk siam. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan satu faktor yaitu konsentrasi sari jeruk siam yang terdiri atas enam perlakuan. Kombucha difermentasi selama tujuh hari pada suhu ruang, kemudian dilakukan pengujian nilai keasaman, morfologi koloni, pewarnaan gram, dan uji katalase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi sari jeruk siam berpengaruh nyata terhadap nilai keasaman. Seluruh isolat menunjukkan koloni berbentuk bulat berwarna putih susu, berbentuk batang, bersifat gram positif, dan tidak menghasilkan enzim katalase. Dengan demikian, penambahan sari jeruk siam memengaruhi pertumbuhan bakteri asam laktat pada kombucha liang teh, namun tidak mengubah karakteristik morfologi bakteri yang dihasilkan.