Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Design of the HealthyQue Mobile Application for Hospital Registration Based on Android Using the Design Thinking Approach and UML Modeling Fajar Mahardika; Rizki Ripai; Sony Veri Shandy; Fazar Sidik; Riki Aldi Pari; Kukuh Muhammad
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1287

Abstract

The increasing number of patient visits to hospitals each year poses challenges in providing fast and efficient services, especially during the registration process. Conventional registration systems often cause long queues and patient discomfort. This study aims to design the HealthyQue mobile application as a digital solution for hospital registration based on the Android platform. The application development follows the Design Thinking approach through five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test, to deeply explore user needs and behaviors. The results of this process are realized in the form of system modeling using Unified Modeling Language (UML), including use case diagrams, activity diagrams, sequence diagrams, and class diagrams to structurally depict the system's workflow and architecture. This application offers features such as online patient registration, doctor schedule checking, and real-time queue notifications. The implementation of HealthyQue is expected to improve hospital administrative efficiency, reduce patient waiting times, and enhance service quality. The design results demonstrate that the Design Thinking approach effectively produces solutions aligned with user needs, while UML modeling supports the system documentation in a technical and systematic manner.
Redesain Layanan Kesehatan Kampus dengan Pendekatan Design Thinking: Strategi Inovasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mahasiswa Fazar Sidik; Rizki Ripai; Yudiansyah Fauzi; Rifky Aditia Hamdan
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1364

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Politeknik Piksi Input Serang, Banten, sebagai konteks geografis dan institusional dalam pengembangan layanan kesehatan kampus. Layanan kesehatan di lingkungan kampus memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa, namun sistem yang berjalan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses layanan, kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan mahasiswa, serta prosedur pelayanan yang belum responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merancang ulang layanan kesehatan kampus menggunakan pendekatan Design Thinking, yang menekankan empati terhadap pengguna, ideasi kreatif, serta pengembangan solusi melalui prototyping. Prototipe layanan baru yang dikembangkan berupa aplikasi layanan kesehatan kampus berbasis digital, yang mencakup sistem reservasi online, alur layanan yang lebih sederhana, fitur pengaduan mahasiswa, serta notifikasi jadwal layanan dan keadaan darurat. Metode penelitian dilakukan melalui lima tahapan Design Thinking, yaitu empati, definisi masalah, ideasi, pembuatan prototipe, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta survei kepuasan mahasiswa terhadap layanan kesehatan yang ada. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan kepuasan mahasiswa sebesar 27%, peningkatan akses layanan darurat hingga 35%, serta peningkatan efektivitas penanganan keluhan mahasiswa sebesar 30% setelah penerapan prototipe layanan baru. Hasil User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan bahwa 85% mahasiswa menyatakan prototipe layanan mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sementara 12% memberikan masukan untuk perbaikan minor, terutama terkait integrasi dengan sistem akademik dan notifikasi berbasis kalender. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode Design Thinking dalam perancangan layanan kesehatan kampus merupakan strategi inovatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan mahasiswa.
Arsitektur Evaluasi Pengujian Website Berbasis Teknologi Continual Service Improvement untuk Optimalisasi Layanan Teknologi Informasi Riki Aldi Pari; Rizki Ripai; Endro Andiono; Abdullah Alim
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v4i4.1416

Abstract

Penelitian ini mengembangkan Arsitektur Evaluasi Pengujian Website Berbasis Teknologi Continual Service Improvement (CSI) sebagai upaya untuk mengoptimalkan kualitas layanan Teknologi Informasi di Politeknik Piksi Input Serang. Arsitektur ini dirancang untuk mengintegrasikan proses pengujian teknis dengan model perbaikan berkelanjutan sehingga evaluasi kinerja website dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta pengujian teknis yang mencakup aspek performa, keamanan, fungsionalitas, usability, dan aksesibilitas. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan pengguna dan kondisi aktual website. Validasi arsitektur dilakukan melalui uji internal serta uji coba lapangan pada website Politeknik Piksi Input Serang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja yang signifikan, antara lain waktu loading website berkurang dari 4,2 detik menjadi 2,1 detik (peningkatan 50%), jumlah bug menurun dari 27 menjadi 8 kasus (penurunan 70%), serta skor usability meningkat dari 68 menjadi 85 berdasarkan standar System Usability Scale (SUS). Tingkat aksesibilitas juga mengalami peningkatan dari Level A menuju Level AA pada standar WCAG 2.1, sementara integrasi proses pengujian ke dalam siklus CSI meningkat sebesar 40% berdasarkan penilaian kemudahan implementasi. Selain itu, tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan website meningkat dari 72% menjadi 91% setelah penerapan arsitektur. Temuan tersebut menunjukkan bahwa arsitektur yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kualitas layanan TI secara berkelanjutan di Politeknik Piksi Input Serang.