Hafsah Khoiriyah Siregar
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa Kelas IV SD Negeri 0513 Aek Lancat Hafsah Khoiriyah Siregar
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2025): Murabby Vol. 8 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v8i2.3556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membangun sikap toleransi siswa kelas IV SD Negeri 0513 Aek Lancat dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat guru dalam membangun sikap toleransi siswa kelas IV SD Negeri 0513 Aek Lancat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya adalah menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membangun sikap toleransi siswa kelas IV SD Negeri 0513 Aek Lancat dilakukan melalui teladan, pembiasaan, langkah konkret dalam interaksi siswa, serta integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran. Guru menekankan perlakuan adil, penggunaan bahasa inklusif, pembentukan kelompok belajar heterogen, serta penghormatan terhadap perbedaan agama dan latar belakang siswa. Sikap toleransi siswa tergolong baik, terlihat dari kemampuan mereka menghargai perbedaan agama, ekonomi, dan kemampuan, serta bersikap saling menolong dan menghargai pendapat teman. Adapun faktor pendukung dalam pembentukan sikap toleransi meliputi keteladanan guru, integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran, dukungan sekolah, peran aktif sebagian siswa, serta keterlibatan orang tua. Sedangkan faktor penghambat mencakup perbedaan karakter dan latar belakang siswa, keterbatasan sarana, kurangnya pengendalian emosi siswa, pengaruh lingkungan pertemanan di luar sekolah, serta keterbatasan komunikasi antara guru dan orang tua. Faktor-faktor tersebut memengaruhi keberhasilan pembentukan sikap toleransi siswa di kelas.