Tut Wuri Handayani
Universitas 17 Agustus 1945

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kebijakan Pendidikan Berwawasan Gender di Sekolah Dasar (Studi Kebijakan Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan) Tut Wuri Handayani; Rini Werdiningsih
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1028

Abstract

Ketidaksetaraan gender dalam pendidikan masih menjadi persoalan penting yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan keadilan sosial. Meskipun kebijakan pengarusutamaan gender telah ditetapkan secara nasional, implementasinya di tingkat pendidikan dasar belum sepenuhnya berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pendidikan berwawasan gender di sekolah dasar Kabupaten Pekalongan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji implikasinya terhadap administrasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan dan telaah dokumen kebijakan pendidikan, perencanaan sekolah, serta literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan berwawasan gender di sekolah dasar Kabupaten Pekalongan masih bersifat parsial dan belum terinstitusionalisasi secara sistemik. Kesetaraan akses pendidikan relatif telah tercapai, namun kesetaraan dalam proses pembelajaran, partisipasi, dan pengelolaan sekolah masih menghadapi berbagai kendala. Faktor pendukung meliputi komitmen normatif pemerintah daerah, program Sekolah Ramah Anak, dan Program Profil Pelajar Pancasila, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya pemahaman pendidik tentang gender, pengaruh budaya patriarki, keterbatasan pedoman teknis, serta minimnya sumber daya dan anggaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan administrasi pendidikan yang responsif gender untuk mewujudkan pendidikan dasar yang adil dan inklusif.