Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Flipbook Interaktif Materi Sistem Indra untuk Melatihkan Literasi Digital Siswa Sma Kelas XI Chozy Eka; Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p91-105

Abstract

Literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan mengoperasikan perangkat digital untuk menemukan, memanfaatkan, mengolah, mengemas, mengevaluasi, dan menyebarkan informasi secara kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Kurangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif menjadi penyebab rendahnya literasi digital. Pengembangan flipbook interaktif sangat dibutuhkan untuk melatihkan literasi digital pada materi Sistem Indra. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan media flipbook interaktif materi Sistem Indra untuk melatihkan literasi digital siswa yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) dipakai dalam penelitian ini. Validitas flipbook memperoleh persentase 94,70% yang dinyatakan sangat valid berdasarkan kelayakan penyajian, isi, dan bahasa. Kepraktisan flipbook dinyatakan sangat praktis yang ditinjau dari uji keterbacaan pada tingkat 11, respons positif peserta didik sebesar 98,75%, dan keterlaksanaan aktivitas peserta didik sebesar 98,44%. Keefektifan flipbook dinyatakan efektif berdasarkan analisis N-Gain hasil tes dengan skor 0,77 yang berkategori tinggi serta analisis N-Gain pada indikator information searching and evaluation memperoleh skor 0,87, creation 0,50, communication 0,92, collaboration 0,89, dan online safety 0,83. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa flipbook interaktif materi Sistem Indra yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan literasi digital siswa SMA kelas XI.
Perbedaan Karakteristik Ekologis Sampah Organik dari Sumber Pasar Tradisional dan Food Court Melalui Pengomposan Aerob Nazilla Sarasati; Winarsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/13ye7w04

Abstract

Sampah organik dari sisa sayuran, buah tidak layak konsumsi, dan limbah makanan pedagang merupakan permasalahan yang membutuhkan penanganan tepat. Cara memanfaatkan sampah organik dengan mengolah sampah menjadi kompos. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik awal dan akhir ekologis sampah organik dari Pasar Tradisional dan Food Court. Parameter ekologis meliputi kompos padat (kadar air, suhu, warna, bau, rasio C/N, dan pH) dan pupuk organik cair (nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), dan pH), lalu dibandingkan dengan baku mutu SNI 19-7030-2004. Hasil penelitian diperoleh karakteristik awal pada sampah Pasar Tradisional didominasi batang sayur bayam yaitu 17,23%, berwarna dan hijau segar serta bau khas bahan segar, sampah Food Cout didominasi sepenuhnya sisa makanan dan lauk-pauk yang bercampur dengan kuah, berwarna orange kekuningan serta bau yang lebih menyengat. Hasil uji kualitas kompos kadar air yaitu 15,2% untuk sampah pasar tradisional dan 17,7% untuk sampah Food Court, serta rasio C/N tinggi pada sampah Pasar Tradisional yaitu 144,65 dan kompos padat Food Court sebesar 59,49. Tingginya rasio C/N pada sampah Pasar Tradisional, mengindikasikan proses dekomposisi belum optimal. Perbandingan standar kualitas kompos (SNI) 19-7030-2004, parameter yang memenuhi baku mutu adalah N-total kompos padat serta nitrogen pada kompos cair. Parameter lain belum mencapai kondisi yang sesuai dengan standar, sehingga menunjukkan bahwa kompos yang dihasilkan memerlukan waktu lebih lama untuk proses pematangan.
EFEKTIVITAS E-LKPD BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING (PjBL) PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS X SMA Amanda Putri Dwi Wijaya; Winarsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17986

Abstract

Creative thinking is one of the essential 21st-century competencies that senior high school students need to master, yet classroom practice on environmental change material is still dominated by conventional, teacher-centered instruction that leaves students little room to design their own solutions to real environmental problems. This condition underlines the urgency of an interactive electronic student worksheet (e-LKPD) integrated with the Project-Based Learning (PjBL) model, which engages students directly in identifying problems, designing projects, and producing real solutions. This study examined the effectiveness of a PjBL-based e-LKPD on environmental change material in improving the creative thinking skills of tenthgrade students. A one-group pretest-posttest design was applied to 34 tenth-grade students of SMAN 1 Wonoayu, selected through purposive sampling, and effectiveness was determined by comparing pretest and posttest results using the N-Gain formula. The mean pretest score of 46.3 (low category) increased to a mean posttest score of 88.6 (very high category), producing an overall N-Gain of 0.78 (high category). Each creative-thinking indicator likewise showed high-category gains, with flexibility reaching 0.79, elaboration 0.80, and fluency 0.78. These findings confirm that the PjBL-based e-LKPD is effective for improving students' creative thinking skills on environmental change material and offers a relevant alternative to bridge the gap between 21st-century learning demands and current classroom practice.