Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Platform Crowdfunding Kitabisa Dalam Mendukung Inovasi Kreatif Di Era Digital Benedikta Thia; Willyanto
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 8 No 2 (2026): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v8i2.1151

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam aktivitas ekonomi, termasuk transformasi mekanisme pendanaan melalui sistem crowdfunding. Model pendanaan berbasis teknologi digital ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dan pelaku usaha yang mengalami keterbatasan akses terhadap lembaga pembiayaan formal. Di Indonesia, Kitabisa berkembang sebagai platform crowdfunding berbasis donasi yang berperan dalam mempertemukan masyarakat yang membutuhkan dukungan pendanaan dengan individu maupun komunitas yang memiliki kepedulian untuk memberikan kontribusi. Meskipun lebih dikenal dalam bidang sosial dan kemanusiaan, mekanisme yang dimiliki platform tersebut menunjukkan potensi dalam mendukung berbagai inisiatif kreatif yang memiliki nilai sosial dan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kitabisa dalam mendukung inovasi kreatif, faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan kampanye crowdfunding, serta tantangan pengembangan ekosistem crowdfunding dalam era ekonomi digital. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi pustaka (library research). Data penelitian diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, laporan lembaga internasional, regulasi pemerintah, serta publikasi resmi yang relevan dengan tema crowdfunding, ekonomi digital, dan ekonomi kreatif. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi sumber, seleksi literatur, kategorisasi tema, sintesis konseptual, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitabisa memiliki peran sebagai alternatif akses pendanaan, media pembentukan komunitas, sarana meningkatkan partisipasi publik, serta instrumen yang mendukung demokratisasi akses terhadap sumber daya ekonomi. Keberhasilan kampanye dipengaruhi oleh kualitas storytelling, transparansi penggunaan dana, kepercayaan publik, jaringan sosial, dan efektivitas komunikasi digital. Namun demikian, pengembangan crowdfunding masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan literasi digital, risiko penyalahgunaan dana, serta keberlanjutan inisiatif setelah masa penggalangan dana berakhir.