Riska Ratnawati
STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penyuluhan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Kesehatan Mental pada Siswa Kelas 11 MA Bani ‘Ali Mursyad PSM Banaran Riska Ratnawati; Aprilia Kusuma Rahmadani; Octaviona Seconda Deargaceza; Erza Dian Nugroho; Widya Nur'Aini; Yulia Amanda Putri Rachmawati Khasanah
Abdika Sciena Vol 3 No 2 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 2, Desember 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i2.243

Abstract

Isu kesehatan mental di kalangan remaja menjadi hal yang signifikan yang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam konteks pendidikan. Remaja adalah kelompok yang rentan menghadapi masalah mental karena stres psikologis dan perubahan sosial saat peralihan menuju dewasa. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 11 MA Bani 'Ali Mursyad mengenai kesehatan mental. Metode yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan one group pretest posttest. Sebanyak 23 siswa mengikuti seminar yang disampaikan dengan menggunakan media PowerPoint dan metode interaktif. Hasil pretest mengindikasikan bahwa 91,3% siswa memiliki pemahaman yang baik, sedangkan setelah penyuluhan, dan posttest menunjukkan bahwa semua siswa (100%) mengalami peningkatan dalam kategori pemahaman baik. Hal ini mengindikasikan bahwa penyuluhan kesehatan adalah metode pendidikan yang berhasil dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai topik kesehatan mental. Walau begitu, diperlukan studi tambahan untuk memahami efek jangka panjang pada perubahan sikap dan perilaku.
Efektivitas Edukasi HIV/AIDS dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa di SMK Wijaya Kusuma Dagangan Riska Ratnawati; Wahyu Ainurrohmah; Alfina Twis Andadari; Clarin Bella Amelia; Elyas Eka Wahyu Saputra
Abdika Sciena Vol 3 No 2 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 2, Desember 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i2.244

Abstract

Di Indonesia, permasalahan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat. Karena sifatnya yang menular dan dampaknya yang besar, terutama pada remaja sebagai kelompok rentan, penyakit ini tergolong serius. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan peran aktif dari berbagai pihak untuk mencegah penyebarannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di SMK Wijaya Kusuma Dagangan. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai risiko HIV/AIDS dan cara pencegahannya guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi HIV/AIDS dalam meningkatkan pemahaman siswa di SMK Wijaya Kusuma Dagangan. Penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimental dengan desain satu kelompok pre-test dan post-test. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh siswa sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test meningkat dari 71,33% menjadi 90,67% pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan terkait HIV/AIDS, termasuk risiko, cara penularan, dan strategi pencegahan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program edukasi serupa, seperti pendidikan kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual, terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya preventif. Kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interatif, distribusi materi edukatif yang di rancang untuk menarik perhatian siswa. Dengan pendekatan yang komprehensif, di harapkan pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS dapat meningkat secara signifikan, sehingga lebih siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.