Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Dakwah Digital Berbasis Sirah Nabawiyah: Upaya Meningkatkan Pendidikan Moral Generasi Z Melalui Media Radio Dzulkifli Hadi Imawan; Ahmad Zubaidi
SiRad: Pelita Wawasan February (Vol. 1 No. 1, 2025)
Publisher : Yayasan Nurul Musthafa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64728/sirad.v1i1.art6

Abstract

This study aims to develop a digital da'wah initiative based on Sirah Nabawiyah at Radio Dakwah Unisia as an innovative solution to enhance the moral values of Generation Z. The program employs a systematic method encompassing planning, content production, implementation, and evaluation. It begins with orientation discussions with partners to understand Generation Z's needs, followed by the preparation of modules based on Sirah Nabawiyah highlighting values such as patience, honesty, and responsibility. Content production involves creating 10 podcast episodes, three online discussion sessions, and high-quality audio-visual materials supported by expert speakers. Evaluation was conducted through interviews, observations, and questionnaires, analyzed qualitatively and quantitatively to measure the program's impact. Results indicate a 60% increase in Generation Z participation, with 85% of participants reporting new insights on the relevance of Sirah Nabawiyah values in their daily lives. The novelty of this program lies in its approach, which integrates Islamic historical content with modern, interactive digital formats, making it relevant to the lifestyle of Generation Z. The program's implications include a shift from traditional da'wah strategies to a more inclusive and adaptive technology-based approach. Sustainability is ensured through the establishment of online communities and technical training for partners. This Sirah Nabawiyah-based da'wah approach strengthens Radio Dakwah Unisia's position as an adaptive and effective da'wah medium in the digital era while contributing significantly to enhancing Generation Z's moral values.   [Studi ini mengkaji tentang pengembangan dakwah digital berbasis Sirah Nabawiyah di Radio Dakwah Unisia sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan moral generasi Z. Pendidikan moral berbasis sirah nabawiyah ini sangat penting untuk membentengi mora generasi Z dan memberi keteladanan yang baik. Program ini menggunakan metode sistematis yang mencakup perencanaan, produksi konten, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan ini diawali dengan diskusi orientasi bersama mitra untuk memahami kebutuhan generasi Z, diikuti dengan penyusunan modul berbasis Sirah Nabawiyah yang menyoroti nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab. Produksi konten melibatkan pembuatan 10 episode podcast, tiga sesi diskusi daring, serta materi audio-visual berkualitas tinggi yang didukung oleh narasumber ahli. Evaluasi dilakukan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, dengan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur dampak program. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi generasi Z sebesar 60%, serta 85% peserta menyatakan mendapatkan pemahaman baru terkait relevansi nilai Sirah Nabawiyah dalam kehidupan mereka. Kebaruan program ini terletak pada pendekatannya yang memadukan konten historis Islami dengan format digital modern yang interaktif, sehingga relevan dengan gaya hidup generasi Z. Implikasinya, program ini menawarkan model dakwah berbasis teknologi yang dapat diadopsi oleh lembaga lain untuk menjawab tantangan moral generasi muda. Keberlanjutan program dirancang melalui pembentukan komunitas daring dan pelatihan teknis bagi mitra. Pendekatan dakwah berbasis Sirah Nabawiyah ini memperkuat posisi Radio Dakwah Unisia sebagai media dakwah yang adaptif dan efektif di era digital, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan moral generasi Z.]
Fostering Arabic Writing Proficiency through an AI-Driven Spiral Learning Model Ahmad Zubaidi
Asalibuna Vol. 10 No. 01 (2026): Volume 10, Issue 01, June 2026
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asalibuna.v10i01.8142

Abstract

Writing proficiency in Arabic is one of the most challenging skills to acquire, particularly for learners without a strong linguistic background. Existing digital and AI-based approaches often address isolated aspects of writing—such as grammar or fluency—but rarely produce holistic improvements in morphology, syntax, vocabulary, and discourse organization. This study introduces and validates an AI-driven Spiral Learning Model, a recursive cycle of generate–evaluate–revise–reflect that integrates ChatGPT, Sarf.One, and ar-Radif with human intervention. Using a research and development design, the model was validated by experts and tested with 64 undergraduates of Arabic writing. Results showed significant improvements across linguistic and discourse features, while student reflections revealed increased critical awareness and autonomy in engaging with AI outputs. The findings contribute theoretically by extending spiral curriculum concepts into AI-assisted pedagogy and practically by offering a replicable strategy for higher education Arabic writing instruction.   Abstrak: Kemahiran menulis dalam bahasa Arab merupakan salah satu keterampilan yang paling menantang untuk dikuasai, khususnya bagi pembelajar yang tidak memiliki latar belakang linguistik yang kuat. Pendekatan digital dan berbasis kecerdasan buatan yang telah ada umumnya hanya menargetkan aspek-aspek menulis secara terpisah—seperti tata bahasa atau kefasihan—namun jarang menghasilkan peningkatan yang bersifat holistik pada aspek morfologi, sintaksis, kosakata, dan organisasi wacana. Penelitian ini memperkenalkan dan memvalidasi Model Pembelajaran Spiral Berbasis Kecerdasan Buatan, yaitu suatu siklus rekursif generate–evaluate–revise–reflect yang mengintegrasikan ChatGPT, Sarf.One, dan ar-Radif dengan intervensi manusia. Menggunakan desain penelitian dan pengembangan (research and development), model ini divalidasi oleh para ahli dan diujicobakan kepada 64 mahasiswa pada mata kuliah menulis bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada berbagai aspek linguistik dan wacana, sementara refleksi mahasiswa mengungkapkan meningkatnya kesadaran kritis dan kemandirian dalam berinteraksi dengan keluaran kecerdasan buatan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas konsep kurikulum spiral ke dalam pedagogi berbantuan AI, serta kontribusi praktis melalui penyediaan strategi yang replikatif untuk pembelajaran menulis bahasa Arab di pendidikan tinggi.