Nur Syahira
Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh PDRB per Kapita, Inflasi, dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi Enrekang Nur Syahira; Basri Bado; Abdul Rajab; Sri Astuty; Muhammad Syafri
Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JRIEB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrieb.v6i1.9485

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effects of per capita GRDP, the inflation rate, and the labor force on economic growth in Enrekang Regency. The data used are secondary data obtained from relevant agencies during a specific research period. The analysis method employed is multiple linear regression, preceded by classical assumption tests including tests for normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation to ensure the model’s validity. The results indicate that, simultaneously, per capita GRDP, inflation, and the labor force significantly influence economic growth in Enrekang Regency. Partially, the variables of per capita GRDP and inflation have a significant effect on economic growth. Meanwhile, the labor force is the most dominant variable influencing economic growth. The coefficient of determination (R²) value of 76.1% indicates that the variation in economic growth can be explained by the three independent variables in the model, while the remaining 23.9% is influenced by other factors outside the scope of this study. These findings are expected to serve as a basis for consideration in the formulation of regional economic development policies. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB per kapita, tingkat inflasi, dan jumlah tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Enrekang. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dalam periode penelitian tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, guna memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan PDRB per kapita, inflasi, dan jumlah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Enrekang. Secara parsial, variabel PDRB per kapita dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan jumlah tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 76,1% menunjukkan bahwa variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model, sedangkan sisanya sebesar 23,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kualitas tenaga kerja serta penguatan faktor-faktor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.