Korupsi merupakan permasalahan serius yang tidak hanya berdampak pada kerugian negara, tetapi juga melemahkan moral, integritas, dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi perlu diinternalisasikan sejak dini melalui proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Akidah Akhlak yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran Akidah Akhlak bagi siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nurul Qodim serta mengetahui peningkatan karakter siswa setelah pelaksanaan tindakan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed methods). Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan 19 siswa kelas XII, yang mencakup 11 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar penilaian karakter. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase pencapaian indikator karakter, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai pendidikan antikorupsi melalui presentasi kelompok dapat meningkatkan karakter siswa, khususnya dalam aspek kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, loyalitas, dan kerja sama. Pada siklus II, persentase pencapaian indikator karakter meningkat dari 68% menjadi 86%. Dengan demikian, pembelajaran Akidah Akhlak yang mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan antikorupsi terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan berakhlak mulia.