Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Struktur Apartemen 16 Lantai di Jakarta Terhadap Beban Gempa dengan Metode Respon Spektrum menggunakan ETABS V9.7.0 Berdasarkan SNI 1726 : 2019 Johannes Panjaitan; Erna Septiandini; Mirara Khanza
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tinggi suatu bangunan gaya lateral yang diterima juga akan semakin besar, terutama terhadap gaya gempa, sehingga memerlukan perencanaan terhadap gaya gempa. Pengujian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan bangunan, menganalisis beban yang bekerja pada bangunan, menganalisis partisipasi massa, periode, dan gaya geser bangunan. Serta mengevaluasi simpangan antar lantai dan pengaruh P-Delta. Tahap pertama pemodelan struktur bangunan dengan menggunakan program Extended Three Dimensional Analysis of Building System (ETABS). Tahap setelah pemodelan adalah input beban-beban yang bekerja di bangunan. Dan tahap terakhir adalah perhitungan sekaligus menginput nilai periode dan value pada menu define functions respon spektrum. Beban mati tambahan sebesar 4,001 kN/ untuk pelat, 8,58 kN/ untuk dinding, dan 6,2763 kN/ untuk tangga. Beban hidup 1,92 kN/ dan 4,79 kN/. Nilai simpangan antar tingkat dan nilai pengaruh P-Delta pada bangunan apartemen 16 lantai di Jakarta lebih kecil dari batas izin, sehingga memenuhi persyaratan. Pemodelan Struktur Apartemen 16 lantai berhasil dilakukan dengan berupa pemodelan 3 dimensi (3D). Dan kekuatan bangunan aman terhadap beban gempa yang bekerja sesuai SNI 1726:2019.
Evaluasi Perbandingan Variasi Tata Letak Dinding Geser pada Gedung 8 Lantai (Studi: RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan) Mirara Khanza; Rizkia Indriani Putri; Johannes Panjaitan
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 12 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v12i1.7456

Abstract

Penelitian ini membahas peran dinding geser dalam meningkatkan kinerja seismik bangunan melalui analisis perbandingan tiga model struktur 8 lantai dengan variasi tata letak dan bentuk dinding geser yang ditempatkan di area lift dan tangga. Dinding geser berfungsi menambah kekakuan lateral, mengurangi simpangan antar tingkat, serta mendistribusikan gaya gempa lebih seimbang pada sistem ganda. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS dengan pembebanan gempa respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Hasil menunjukkan bahwa ketiga model memenuhi batas izin simpangan, periode, dan Modal Participating Mass Ratio (MPMR). Namun, Model 3 memberikan performa terbaik dengan periode paling pendek, base shear seimbang (±4900 kN), serta drift maksimum terkecil (1,89 cm arah X dan 1,14 cm arah Y). Selain itu, distribusi kontribusi dinding geser (66,43%–72,16%) dan rangka (27,84%–33,57%) menunjukkan keseimbangan sistem ganda yang paling optimal.