Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Learning Obstacle Materi Jumlah Fi’liyyah dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Siswa kelas VIII MTs Ar Rohmah Nida Husna Fahimah; Nalahuddin Saleh
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis learning obstacle yang dialami siswa pada materi jumlah fi’liyyah dalam pembelajaran bahasa Arab. Pembelajaran jumlah fi’liyyah masih menjadi salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa Madrasah Tsanawiyah karena menuntut penguasaan konsep nahwu dan penerapannya dalam menyusun kalimat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengungkap pengalaman siswa terkait learning obstacle pada materi jumlah fi’liyyah. Data diperoleh melalui tes diagnostik dan wawancara mendalam terhadap siswa kelas VIII MTs Ar Rohmah Bandung, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami tiga jenis learning obstacle, yaitu ontogenic obstacle, epistemological obstacle, dan didactical obstacle. Ontogenic obstacle berkaitan dengan kesiapan psikologis dan kemampuan dasar siswa. Epistemological obstacle ditunjukkan melalui miskonsepsi konsep nahwu, ketergantungan pada arti kata, serta interferensi bahasa ibu. Sementara itu, didactical obstacle berkaitan dengan ketidaksesuaian desain pembelajaran terhadap kebutuhan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki pengetahuan dasar tentang jumlah fi’liyyah, mereka belum mampu menerapkannya secara mandiri dan konsisten dalam konteks yang berbeda. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa pada materi jumlah fi’liyyah.