Muhammad Harpis
Prodi MSDM Sektor Publik, AMIK Universal, Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP KEBERLANJUTAN DAN KEMAJUAN USAHA KULINER DI MEDAN SELAYANG Erida Ira Maria; Muhammad Harpis; Aguslinda Laoli
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v4i2.138

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the impact of business ethics and corporate social responsibility (CSR) on the sustainability and advancement of culinary businesses in Medan Selayang District. The culinary sector in this region shows significant growth but faces challenges of fierce competition and ethical and social issues. Using a qualitative approach and case studies on culinary MSMEs in Medan Selayang, this research explores how the application of business ethics principles, such as honesty, transparency, and product quality, and CSR initiatives, such as waste management and community involvement, contribute to customer loyalty, business reputation, and ultimately, long-term sustainability. The findings indicate that culinary business actors who integrate business ethics and CSR into their operations tend to have a competitive advantage, increased consumer trust, and a positive impact on the social environment. This study recommends the importance of education and local government support to encourage broader business ethics and CSR practices among culinary MSMEs to achieve sustainable economic development in Medan Selayang, thereby fostering a more resilient and responsible business ecosystem. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap keberlanjutan dan kemajuan bisnis kuliner di Kabupaten Medan Selayang. Sektor kuliner di wilayah ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan tetapi menghadapi tantangan persaingan yang ketat serta isu etika dan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus pada UMKM kuliner di Medan Selayang, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan prinsip-prinsip etika bisnis, seperti kejujuran, transparansi, dan kualitas produk, serta inisiatif CSR, seperti pengelolaan limbah dan keterlibatan masyarakat, berkontribusi pada loyalitas pelanggan, reputasi bisnis, dan pada akhirnya, keberlanjutan jangka panjang. Temuan menunjukkan bahwa pelaku bisnis kuliner yang mengintegrasikan etika bisnis dan CSR ke dalam operasional mereka cenderung memiliki keunggulan kompetitif, peningkatan kepercayaan konsumen, dan dampak positif pada lingkungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendidikan dan dukungan pemerintah daerah untuk mendorong praktik etika bisnis dan CSR yang lebih luas di kalangan UMKM kuliner guna mencapai pembangunan ekonomi berkelanjutan di Medan Selayang, sehingga mendorong ekosistem bisnis yang lebih tangguh dan bertanggung jawab.
OPTIMALISASI POTENSI EKONOMI KREATIF DALAM MENCIPTAKAN KELUARGA MANDIRI DAN SEJAHTERA DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Muhammad Harpis; Fristya Sugesty; Fathur Rasya
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v4i2.139

Abstract

Optimizing the potential of the creative economy can contribute to creating independent and prosperous families in Medan Johor District. This research is based on the increasing role of the creative economy sector as an alternative source of household income amidst economic challenges and instability of formal income. The research used a descriptive quantitative approach supported by qualitative data through interviews. The research sample consisted of families operating in the household-scale creative economy, operating in the culinary, crafts, and creative services sectors. The involvement of family members in creative businesses strengthens social relationships, cooperation, and a sense of shared responsibility, which in turn improves family well-being and harmony. Key supporting factors include creativity, digital technology utilization, and financial literacy, while the main constraints are limited capital and market access. This study concludes that the creative economy plays a strategic role in building financial independence and family well-being, thus requiring support through training, business mentoring, and broader access to financing.Optimalisasi potensi ekonomi kreatif dapat berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera di Kecamatan Medan Johor. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya peran sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pendapatan alternatif rumah tangga di tengah tantangan ekonomi dan ketidakstabilan pendapatan formal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif melalui wawancara. Sampel penelitian adalah keluarga pelaku usaha ekonomi kreatif skala rumah tangga yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan jasa kreatif. Keterlibatan anggota keluarga dalam usaha kreatif turut memperkuat hubungan sosial, kerja sama, dan rasa tanggung jawab bersama, yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan dan keharmonisan keluarga. Faktor pendukung utama meliputi kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, serta literasi keuangan, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan modal dan akses pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian finansial dan kesejahteraan keluarga, sehingga perlu didukung melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan akses pembiayaan yang lebih luas.
PENGARUH KUALITAS PRODUKSI DAN INOVASI PENGEMBANGAN RODUK TERHADAP KEMAJUAN BISNIS KRIPIK SINGKONG KREASI LUTVI Pius Kabak; Muhammad Harpis; Wisno Ady Wahono Sakoikoi
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v5i1.141

Abstract

AsbtractIn the increasingly competitive snack food industry, businesses are required to maintain consistent quality while introducing innovation to maintain consumer interest and expand market share. This study used a quantitative approach with a survey of consumers and business managers. Data were collected through a questionnaire measuring perceptions of production quality, product innovation, and business progress indicators such as increased sales, number of customers, and market expansion. The results show that production quality has a positive and significant impact on business progress, particularly through consistent taste, clean production processes, and the use of quality raw materials. Furthermore, product development innovations such as flavor variations, attractive packaging designs, and adaptation to market trends have also been shown to significantly contribute to increasing business competitiveness. Simultaneously, production quality and product innovation have a strong influence on the progress of Lutvi's cassava chips business. This study concludes that the combination of maintained production quality standards and continuous product innovation is a key factor in driving the growth and sustainability of MSME-scale snack food businesses. AbstrakDalam industri makanan ringan yang semakin kompetitif, pelaku usaha dituntut untuk menjaga konsistensi kualitas sekaligus menghadirkan inovasi agar mampu mempertahankan minat konsumen dan memperluas pangsa pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap konsumen dan pengelola usaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi terhadap kualitas produksi, inovasi produk, serta indikator kemajuan bisnis seperti peningkatan penjualan, jumlah pelanggan, dan perluasan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemajuan bisnis, terutama melalui konsistensi rasa, kebersihan proses produksi, dan penggunaan bahan baku yang baik. Selain itu, inovasi pengembangan produk seperti variasi rasa, desain kemasan yang menarik, serta penyesuaian dengan tren pasar juga terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing usaha. Secara simultan, kualitas produksi dan inovasi produk memberikan pengaruh yang kuat terhadap kemajuan bisnis kripik singkong kreasi lutvi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara standar kualitas produksi yang terjaga dan inovasi produk yang berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha makanan ringan skala umkm.