Dani Rachman
Program Studi Akuntansi, Universitas Bale Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Moderasi Pengangguran pada Pertumbuhan Ekonomi, IPM, dan Kemiskinan Kabupaten Bandung Diamonalisa Sofianty; Dani Rachman
Jurnal Riset Akuntansi Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Akuntansi (JRA)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jra.v6i1.10875

Abstract

Abstrak.  Kemiskinan merupakan indikator outcome pembangunan daerah yang mencerminkan efektivitas pengelolaan sumber daya publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh laju pertumbuhan ekonomi (LPE) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat kemiskinan serta menguji Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebagai variabel moderasi di Kabupaten Bandung periode 2011–2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan laporan ekonomi daerah. Analisis dilakukan dengan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui interaksi LPE×TPT dan IPM×TPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPE dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan TPT berpengaruh signifikan dalam model. Interaksi LPE×TPT dan IPM×TPT juga signifikan dengan koefisien positif, yang menunjukkan bahwa meningkatnya TPT memperlemah pengaruh LPE dan IPM dalam menurunkan kemiskinan. Dengan demikian, TPT berperan sebagai quasi moderator. Temuan ini menegaskan pentingnya pembangunan yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan UMKM untuk mempercepat penurunan kemiskinan. Abstract. Poverty is an outcome indicator of regional development that reflects the effectiveness of public resource management. This study aims to analyze the effects of economic growth and the Human Development Index (HDI) on poverty while examining the Open Unemployment Rate (OUR) as a moderating variable in Bandung Regency during 2011–2025. This quantitative study uses secondary data obtained from Statistics Indonesia (BPS) and regional economic reports. The analysis employs Moderated Regression Analysis (MRA) by incorporating the interaction terms Economic Growth × OUR and HDI × OUR. The results indicate that economic growth and HDI have a significant negative effect on poverty, while OUR is also significant in the model. Furthermore, the interaction terms are significant with positive coefficients, suggesting that higher unemployment weakens the ability of economic growth and HDI to reduce poverty. Therefore, OUR acts as a quasi-moderating variable. These findings highlight the importance of integrating inclusive economic growth, human capital development, job creation, and MSME empowerment to achieve sustainable poverty reduction.