Amilia Ayu Pratiwi
Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kinerja ESG dan Manajemen Laba terhadap Penghindaran Pajak dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 - 2024) Amilia Ayu Pratiwi; Eko Suwardi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 1 (2026): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i1.110757

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja ESG dan manajemen laba terhadap penghindaran pajak dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024.Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan moderated regression analysis (MRA). Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2020 hingga 2024. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, yang menghasilkan 34 perusahaan dengan total 170 observasi.Temuan – Penelitian ini menemukan bahwa: 1) Kinerja ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, yang berarti semakin baik kinerja ESG, semakin rendah penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. 2) Manajemen laba berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, menunjukkan bahwa praktik manajemen laba tidak selalu diarahkan untuk mengurangi beban pajak. 3) Komisaris independen memperlemah pengaruh kinerja ESG terhadap penghindaran pajak, yang bertentangan dengan hipotesis awal. Namun, komisaris independen berhasil memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap penghindaran pajak dengan cara memperlemah praktik penghindaran pajak.Batasan/Implikasi – Penelitian ini terbatas pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2024, sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi untuk sektor lain. Selain itu, penggunaan skor ESG yang diambil dari database Thomson Reuters terbatas, karena tidak semua perusahaan manufaktur di Indonesia sudah memiliki skor ESG yang tercatat.Orisinalitas – Penelitian ini memperkaya literatur dengan mengkaji hubungan antara ESG, manajemen laba, dan penghindaran pajak dengan melibatkan komisaris independen sebagai variabel moderasi, khususnya pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024.