Latar Belakang: Ibu post sectio caesarea pada hari pertama pascapersalinan sering mengalami nyeri dan ketidaknyamanan akibat luka operasi yang dapat berdampak pada penurunan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat menghambat proses pemulihan fisik dan psikologis ibu postpartum. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan relaksasi dan kualitas tidur adalah effleurage massage. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh effleurage massage terhadap kualitas tidur pada ibu post sectio caesarea di Rumah Sakit Djatiroto. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel berjumlah 30 ibu post sectio caesarea dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 15 responden menggunakan teknik total sampling. Kelompok intervensi diberikan effleurage massage, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan rutin rumah sakit. Kualitas tidur diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen penilaian kualitas tidur yang telah tervalidasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kualitas tidur buruk. Setelah diberikan effleurage massage, mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik (60,0%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan effleurage massage terhadap peningkatan kualitas tidur pada ibu post sectio caesarea dengan nilai p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Effleurage massage berpengaruhdalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu post sectio caesarea dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan dan keperawatan postpartum.