Pembelajaran pendidikan jasmani menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan gerak tubuh, termasuk penguasaan teknik menggiring bola menggunakan punggung kaki dalam permainan sepak bola. Permasalahan yang ditemukan pada siswa kelas VII SMP Negeri 16 Buru memperlihatkan bahwa kemampuan dribbling belum mencapai hasil yang optimal karena proses latihan yang diberikan masih belum sepenuhnya mengikuti variasi tingkat penguasaan setiap siswa. Upaya perbaikan pembelajaran dilakukan melalui penerapan model Teaching at the Right Level (TaRL) agar aktivitas belajar dapat disesuaikan dengan kondisi kemampuan peserta didik. Pendekatan yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas (PTK) berdasarkan tahapan Kurt Lewin yang dilaksanakan melalui dua putaran tindakan dengan kegiatan perencanaan, penerapan pembelajaran, pengamatan, serta evaluasi hasil tindakan. Sebanyak 20 siswa kelas VII SMP Negeri 16 Buru dilibatkan sebagai subjek dalam pelaksanaan kegiatan ini. Informasi hasil belajar diperoleh melalui pengamatan langsung serta pengujian kemampuan praktik dribbling sepak bola menggunakan punggung kaki, kemudian hasilnya diolah secara deskriptif melalui perhitungan persentase. Setelah dilakukan perubahan strategi pembelajaran, capaian siswa mengalami kenaikan sebesar 4,45% dari siklus I menuju siklus II. Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis TaRL memberikan ruang belajar yang lebih sesuai dengan kemampuan siswa sehingga mereka lebih berani mencoba, aktif mengikuti kegiatan, serta lebih mudah menguasai gerakan dasar dribbling. Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar dribbling sepak bola menggunakan punggung kaki pada siswa kelas VII SMP Negeri 16 Buru.