Muhibuddin Usman
Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Dayah MUDI Mesra Samalanga dalam Menjaga dan Menyebarkan Peradaban Islam di Aceh: Suatu Studi Historis dan Sosial Muhibuddin Usman
Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Transformasi Hukum Islam dalam Konteks Sosial Kontemporer
Publisher : Pusat Studi Hukum Islam (PSHI) YPI Shafal 'Ulum Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/alqawanin.v2i2.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis Dayah MUDI Mesra Samalanga dalam mempertahankan dan menyebarluaskan warisan peradaban Islam di Aceh melalui pendekatan historis-sosiologis. Sebagai salah satu institusi pendidikan Islam tertua dan terbesar di Aceh, Dayah MUDI telah memainkan peran sentral dalam mentransmisikan ilmu-ilmu keislaman klasik, mempertahankan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah, serta melestarikan nilai-nilai budaya Islam lokal seperti zikir, maulid, dan syair-syair keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, termasuk observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh dayah dan alumni, serta kajian pustaka akademik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MUDI Mesra tidak hanya menjadi pusat pembelajaran kitab kuning dan tradisi sanad keilmuan, tetapi juga telah berkembang menjadi aktor penting dalam dakwah sosial, pembentukan moral masyarakat, serta pembinaan kader ulama dan dai yang tersebar di pelosok Aceh dan luar daerah. Inovasi kurikulum, pemanfaatan media digital, dan integrasi pendidikan formal menjadi strategi adaptif dalam menjawab tantangan globalisasi dan modernitas. Kontribusi alumni dalam berbagai sektor publik seperti pendidikan, media, hingga lembaga pemerintahan memperlihatkan signifikansi peran dayah dalam pembangunan masyarakat Islam kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi Dayah MUDI Mesra tidak hanya memiliki makna historis dalam menjaga kesinambungan peradaban Islam di Aceh, tetapi juga menjadi model pendidikan Islam tradisional yang dinamis dan kontekstual. Rekomendasi diarahkan pada penguatan jaringan dayah, pembaruan sistem pendidikan, dan dukungan kebijakan agar fungsi strategis dayah terus relevan dalam era modern.