Astria Melanira
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Krisnadwipayana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN KOMPONEN STRUKTUR PEMBENTUK FASAD BANGUNAN STASIUN BEOS Choirul Ridwan; Astria Melanira
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 6 No 1 (2022): ARJOUNA : Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v6i1.716

Abstract

Transportation is a basic human need in living life on earth as a social being, so that its development will be influenced by developments in science and technology. And mileage and transport capacity are problems that have always been a concern of humans in the development of transportation technology, including land transportation technology. The history of urban transportation modes in the colonial era only by land and sea, in this case the researcher wants to try to examine more deeply the architectural style of the BEOS Station building, which is one of the buildings of the Old Station in Jakarta which is still in operation today. Keywords : Transportation,Colonial, Architecture
Kajian Sistem Pencahayaan Buatan Antar Ruang Pada Contemporary Art Gallery Taman Mini Indonesia Indah Ridho Raihan Hanansyah; Astria Melanira
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v8i2.784

Abstract

The purpose of this study is to determine the quality of lighting that is appropriate for comfort and in accordance with lighting standards. The population of this study is a showroom in the Contemporary Art Gallery Taman Mini Indonesia Indah with a sample of 4 (four) observation points, namely the showroom on the 2nd floor of the Contemporary Art Gallery Taman Mini Indonesia Indah. The method used in this study is descriptive-quantitative method. The results of the study show that the Contemporary Art Gallery Taman Mini Indonesia Indah fully uses artificial lighting without involving natural light. The type of artificial lighting used varies which is placed according to the position and characteristics of the exhibition objects in each room. Some measurement points such as point 1 and point 3 exceed the standards set for the showroom, in addition to observations of the condition of the collection items at various points are also still not in accordance with the standards.
LENSA KEVIN LYNCH : KAJIAN CITRA KOTA KAWASAN KELURAHAN PANGGUNG, KOTA TEGAL. Astria Melanira; Zahra Anjani
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v9i1.791

Abstract

Kawasan Kelurahan Panggung, Kota Tegal merupakan kawasan pesisir bersejarah yang berkembang seiring aktivitas pelabuhan, perikanan, perdagangan, dan permukiman. Perkembangan kawasan yang cukup pesat tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan citra kota yang mampu merepresentasikan identitas visual kawasan. Citra kota berperan penting dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap lingkungan serta mempengaruhi orientasi, pengalaman ruang, dan identitas suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji citra kota Kawasan Kelurahan Panggung berdasarkan pendekatan lima elemen citra kota menurut teori Kevin Lynch, yaitu jalur (paths), batas (edges), kawasan (districts), simpul (nodes), dan penanda visual (landmarks). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan, dokumentasi visual, pemetaan elemen citra kota, serta wawancara singkat dengan masyarakat setempat. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan temuan lapangan ke dalam lima elemen citra kota Kevin Lynch untuk memahami struktur spasial dan persepsi visual kawasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa elemen jalur dan simpul aktivitas merupakan elemen yang paling dominan dalam membentuk persepsi kawasan, sementara elemen batas dan penanda visual masih memerlukan penguatan agar citra kawasan lebih terbaca dan konsisten. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar konseptual dalam upaya penataan kawasan berbasis penguatan citra kota guna mendukung identitas Kelurahan Panggung sebagai bagian penting dari Kota Tegal
MORFOLOGI KAMPUNG TEGALSARI SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS DALAM STRUKTUR KOTA TEGAL Nugroho Suryo Saputro; Astria Melanira
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 9 No 2 (2025): ARJOUNA : Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v9i2.796

Abstract

Kampung Tegalsari merupakan kawasan permukiman lama di pusat Kota Tegal yang berkembang secara organik dan memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfologi Kampung Tegalsari serta perannya dalam struktur Kota Tegal dengan pendekatan morfologi perkotaan dan Central Place Theory. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis spasial berbasis data sekunder, citra satelit, dan data statistik periode 2013–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Tegalsari memiliki jaringan jalan organik, kepadatan bangunan tinggi, serta pola penggunaan lahan campuran yang mendukung aktivitas perdagangan dan jasa skala mikro. Secara fungsional, kawasan ini berperan sebagai lower-order center yang melayani kebutuhan harian masyarakat lokal dan kawasan sekitarnya. Temuan ini menegaskan pentingnya kampung kota sebagai elemen strategis dalam perencanaan kota berkelanjutan.