Nurelly Noro Waspodo
Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DERMATOFITOSIS PADA SISWA SEKOLAH BERBASIS ASRAMA Amirul Mukmin Irawan; Dian Amelia Abdi; Irmayanti HB; Nurelly Noro Waspodo; Andi Sitti Fahirah Arsal
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2026): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v8i01.398

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian dermatofitosis pada siswa sekolah berbasis asrama. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross sectional, dilaksanakan di Pondok Pesantren Insan Cendekia Madani, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Populasi penelitian mencakup seluruh santri yang tinggal di asrama dengan jumlah sampel 50 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki PHBS baik, seperti mandi teratur (78%), menjaga kebersihan rambut (92%), dan tidak berbagi barang pribadi (90%). Namun, sebanyak 36% responden masih mengalami gejala dermatofitosis. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara kebiasaan mandi (p=0,010) dan kebersihan rambut (p=0,013) dengan kejadian dermatofitosis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PHBS berperan penting dalam pencegahan dermatofitosis pada siswa asrama. Peningkatan edukasi dan pengawasan kebersihan diri di lingkungan pesantren diperlukan untuk menekan angka kejadian infeksi jamur kulit. ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) and the incidence of dermatophytosis among students in boarding schools. The research employed an analytic observational method with a cross-sectional design, conducted at Insan Cendekia Madani Islamic Boarding School, Pangkajene Kepulauan Regency, South Sulawesi. The study population consisted of all students living in the dormitory, with a total of 50 respondents selected through total sampling. Data were collected using questionnaires and direct observations, then analyzed using the Chi-square test. The results showed that most respondents practiced good CHLB, such as bathing regularly (78%), maintaining hair hygiene (92%), and avoiding sharing personal items (90%). However, 36% of respondents still exhibited symptoms of dermatophytosis. Statistical analysis revealed a significant relationship between bathing habits (p=0.010) and hair cleanliness (p=0.013) with dermatophytosis incidence. The study concludes that Clean and Healthy Living Behavior plays a crucial role in preventing dermatophytosis among boarding school students. Strengthening health education and monitoring personal hygiene in dormitory environments is essential to reduce the prevalence of fungal skin infections.