Muhammad Ma’shum
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE ROLE OF DHUAFA WALLETS IN THE DEVELOPMENT OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs) CASE STUDY OF THE FEBI CONTAINER CANTEEN, UINFAS BENGKULU Lesti; Muhammad Ma’shum
Jurnal Aghniya Vol. 8 No. 2 (2025): Islamic Economics and Banking Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64565/aghniya.v8i2.50

Abstract

This study aims to analyze the role of Dompet Dhuafa Bengkulu in supporting the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the Container Canteen program at the Faculty of Economics and Islamic Business (FEBI), UIN Fatmawati Sukarno, Bengkulu. A qualitative descriptive method with a case study approach was used. Data collection techniques included in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The study findings indicate that Dompet Dhuafa plays a role in providing initial capital, training, and managerial assistance to MSME actors at the canteen. In addition to its economic impact, which includes increased income for the surrounding community, the program also fosters a social impact by establishing an Islamic economic ecosystem within the campus. In conclusion, this Sharia-based MSME empowerment program by Dompet Dhuafa has significant potential to enhance sustainable economic and social welfare.
PENGEMBANGAN EKOWISATA HALAL DI TAMAN HUTAN MANGROVE PULAU BAAI KOTA BENGKULU DALAM TINJAUAN EKONOMI MIKRO ISLAM Muhammad Ma’shum; Desi Isnaini; Katra Pramadeka
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekowisata halal di Taman Hutan Mangrove Pulau Baai Kota Bengkulu serta meninjau penerapannya berdasarkan prinsip ekonomi mikro Islam, yaitu keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola wisata, pelaku UMKM, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekowisata halal di kawasan tersebut telah dilakukan melalui penyediaan fasilitas ibadah, makanan halal, serta suasana yang ramah bagi pengunjung Muslim. Masyarakat lokal dilibatkan aktif dalam kegiatan ekonomi, namun dari sisi fasilitas umum dan promosi masih memerlukan perbaikan. Dalam tinjauan ekonomi mikro Islam, prinsip keadilan hampir tercapai sempurna melalui pembagian ruang usaha yang adil, keberkahan mulai dirasakan dari suasana yang nyaman dan interaksi yang jujur, dan prinsip keberlanjutan mulai diterapkan melalui pelestarian lingkungan. Namun, ketiganya belum sepenuhnya terlaksana secara sempurna dan masih perlu diperkuat secara kelembagaan dan strategis.