Cindy Monika Sirait
Universitas Kristen Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

James Fowler: Labirin Konsep Iman sebagai Realitas Humanisasi di Era Digital Cindy Monika Sirait
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4266

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perubahan mendasar dalam pengalaman iman akibat dominasi algoritma, fragmentasi makna, dan budaya instan yang memengaruhi kedalaman refleksi manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis karya utama Fowler serta literatur teologis dan digital kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan iman tidak lagi bersifat linear, melainkan dinamis dan menyerupai “labirin” yakni proses navigasi makna yang non-linear, iteratif, dan reflektif-kritis, di mana individu secara aktif menafsir, menguji, dan merekonstruksi keyakinannya dalam konteks arus informasi digital yang kompleks. Tahap individuative-reflective dan conjunctive faith menjadi kunci dalam membentuk iman yang kritis, reflektif, dan integratif di tengah disrupsi digital. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa iman harus dipahami sebagai proses eksistensial yang membentuk kesadaran diri dan kualitas kemanusiaan. Dengan demikian, iman berfungsi sebagai kekuatan reflektif untuk menavigasi kompleksitas realitas digital secara utuh dan bertanggung jawab.